Home » Headline » Polda Jabar Sita Ratusan Kilo Ganja

Polda Jabar Sita Ratusan Kilo Ganja

Rancasari-20131028-00479JABARTODAY.COM -BANDUNG

EH alias B dan IS alias A  diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat berserta barang bukti berupa 330 paket daun ganja dengan berat 330 kg di daerah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Direktur Res Narkoba Polda Jabar, Komisaris Besar Hafriyono mengatakan, penangkapan bermula dari EH dengan barang bukti berupa 1 buah paket ganja kering berukuran sedang. “Setelah dikembangkan ditangkap salah seorang tersangka lainnya, yaitu IS alias A dan ditemukan paket ganja seberat 330ckg di kediamannya di Griya Parung Panjang,” ujar Hafriyono, saat ditemui di Mapolda Jabar, Senin (28/10).

Hafriyono mengungkap fakta mengejutkan, bahwa barang bukti yang disita pihaknya berasal dari HS alias orang yang mengendalikan bisnis narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, lanjutnya, mereka melakukan komunikasi menggunakan telepon seluler dan telah bekerja selama 5 bulan, sedangkan EH mengambil barang dari IS. “IS diberikan pekerjaan oleh HS menggunakan telepon genggam, kemudian disuruh untuk menerima barang (ganja) di pasar Cimanggis dengan dikirim menggunakan kendaraan pengantar sayur dan disimpan dalam karung atau dus, jadi seolah-olah itu sayuran. Dari pengakuannya, HS berada di Lapas Cipinang,” tutur Hafriyono.

Disinggung perihal HS sendiri, Hafriyono menyatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki dan mengejar pelaku bersama dua orang lainnya, yakni OP yang berperan sebagai penghubung dan DK sebagai pemasar. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak lapas, namun tidak ditemukan pelaku dengan inisial HS. Masih kita lidik karena ada beberapa bukti yang mengarah pelaku berada di daerah Lapas Cipinang,” paparnya.

Ditambahkannya dari hasil penyelidikan, barang bukti ganja sendiri akan diedarkan di wilayah Bogor dan sekitarnya. “Kalau EH berperan pengecer barangnya dari IS, kalau IS menjual paket agak banyak,” imbuh Hafriyono.

Hafriyono menyebut, total barang bukti ganja yang diamankan oleh pihaknya senilai Rp 990 juta dengan asumsi 1 kg bernilai Rp 3 juta. “Yang lebih penting adalah kita bisa menyelamatkan 330 ribu jiwa manusia dengan asumsi 1 gram dapat dikonsumsi 1 orang,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan 2 jo. Pasal 111 ayat 1 dan 2 Undang-undang No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (VIL)

Komentar

komentar