Home » Ekonomi » Kasus Bank BJB, Jaksa Harus Profesional

Kasus Bank BJB, Jaksa Harus Profesional

Bank BJB

Bank BJB

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Jaksa diminta profesional dalam menangani kasus yang berhubungan dengan Bank Jabar-Banten, apalagi setelah diperiksanya Direktur Utama Bank BJB, Bien Subiantoro, terkait pembangunan BJB Tower di Jakarta, akhir Agustus lalu.

“Kasus sudah mulai terkuak, memperlihatkan Bank BJB tidak benar. Kejaksaan yang ada di wilayah Jawa Barat harus melakukan pemeriksaan laporan soal Bank BJB. Ini sudah mulai terlihat ada yang tidak benar dengan BJB. Jadi wajar, kejaksaan memeriksa komisaris hingga dewan direksi,” ujar anggota Komisi Kejaksaan, Kamilov Sagala, Sabtu (7/9).

Komisi Kejaksaan, ditegaskan Kamilov, akan mengawasi profesionalisme Kejaksaan Agung terhadap proses kasus ini. Ia menyebut, bila kejaksaan bermain-main dengan kasus ini, mereka dapat dilaporkan ke kepolisian atau Komisi Pemberantasan Korupsi. “Bila kesalahan administrasi, bisa diberi sanksi, bahkan di-non-jobkan,” tegas Kamilov.

Diberitakan sebelumnya, Selasa (27/8) lalu, Bien diperiksa terkait pembangunan kantor cabang Bank BJB di Jakarta. Perkara ini bermula ketika manajemen BJB membeli 14 dari 27 lantai T-Tower untuk membuat kantor cabang khusus di Jakarta pada 2006 seharga Rp 543,4 miliar. Rapat direksi setuju membayar uang muka 40% atau sekitar Rp 217,36 miliar pada November 2012 yang sisanya dicicil perbulan selama setahun. Namun pembelian itu tidak jelas, tanah yang hendak dipakai untuk pembangunan gedung T-Tower pun diduga milik perusahaan lain.

Dalam kasus ini Kejagung telah menetapkan Kepala Divisi Umum Bank BJB Wawan Indrawan dan Direktur PT Comradindo Lintasnusa Perkasa Tri Wiyasa sebagai tersangka. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.