Home » Headline » Hakim Vonis Mantan Sekda Sumedang 16 Bulan Penjara

Hakim Vonis Mantan Sekda Sumedang 16 Bulan Penjara

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Atje S. Arifin Abdullah, usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jumat (23/8). Atje terbukti menyalahgunakan jabatan dalam pengadaan Pasar Hewan Terpadu Haurgombong. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Atje S. Arifin Abdullah, usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jumat (23/8). Atje terbukti menyalahgunakan jabatan dalam pengadaan Pasar Hewan Terpadu Haurgombong. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Terbukti menyalahgunakan jabatan dalam pengadaan lahan untuk Rumah Potong Hewan Terpadu Haurgombong, Desa Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Atje Arifin S. Abdullah, divonis 16 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung.

Hakim menyebut, Atje terbukti melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 3 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 18 jo. Pasal 55 KUHP yang ada dalam dakwaan subsidair jaksa penuntut umum.

“Mengadili terdakwa Atje S. Arifin Abdullah dengan pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan dan denda 50 juta rupiah yang bila tidak dibayar diganti hukuman 1 bulan penjara,” ucap Hakim Ketua Nurhakim, dalam pembacaan putusannya di Ruang Sidang I Pengadilan Negeri Bandung, Jumat (23/8).

Vonis ini ringan lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta Atje dihukum 2 tahun bui. Hakim berpendapat, pengembalian kerugian negara oleh Atje sebesar Rp 126.069.945 kepada penyidik Kejaksaan Negeri Sumedang menjadi pertimbangan yang meringankan.

Meski begitu, Atje beserta penasehat hukumnya melakukan upaya pikir-pikir selama 7 hari, apakah menerima atau tidak vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepadanya.

Sebelumnya, dalam dakwaan yang dibacakan JPU Elan Zaelani pada Kamis 11 April 2013, Atje dituduh telah melakukan korupsi dana relokasi Pasar Hewan Terpadu Haurgombong yang luasnya sekitar 1,5 hektar.

Atje beserta Usep Hendrajat Wahyu, yang juga divonis 16 bulan penjara, disebut jaksa tidak melakukan prosedur yang benar dalam membebaskan lahan tersebut. Menurut jaksa, masih banyak kekurangan data sebagai syarat agar tanah yang dijadikan relokasi dapat dibebaskan. Akibatnya negara dirugikan senilai Rp 440.358.945. (VIL)

Komentar

komentar