Home » Ekonomi » Pemilu 2014 Tidak Pengaruhi Dunia Usaha

Pemilu 2014 Tidak Pengaruhi Dunia Usaha

deddy widjayaJABARTODAY.COM – BANDUNG

Bergulirnya agenda politik, seperti pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, idealnya, membuat terjadinya pergerakan ekonomi pada beberapa sektor, termasuk para pelaku industri dan usaha mikro, kecil menengah (IMKM-UMKM). Pasalnya, hampir setiap ajang tersebut bergulir, perputaran uang mencapai triliunan rupiah.

Para pelaku IMKM dan UMKM pun terkena imbas positifnya. Contohnya, adanya pemesanan berbagai keperluan kampanye. Namun, pada Pemilihan Legislatif 2014, prediksinya, kondisinya tidak sehebat ajang yang sama lima tahun sebelumnya.

“Jika perbandingannya dengan kondisi normal, ajang pemilu kali ini membuat terjadinya peningkatan produktivitas dan perekonomian. Sayang, kenaikannya tidak signifikan dan relatif kecil,” ujar Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat, Deddy Widjaya, Rabu (2/4/2014).

Sedangkan, jika perbandingannya dengan ajang yang sama, yaitu Pemilu 2009, kondisinya jauh lebih ramai dan positif lima tahun lalu. Menurut Deddy, pada pemilu kali ini, terjadi pelemahan sekitar 20-30 persen daripada lima tahun lalu.

“Yang kami rasakan, pemilu kali ini tidak lebih ramai daripada lima tahun sebelumnya. Contoh termudah, lima tahun lalu, banyak kalangan yang menggunakan kaos kampanye. Baligo dan spanduk pun begitu marak. Itu berarti, sektor ekonomi bergerak. Tapi, kali ini, kami tidak melihat beragam kalangan memakai kaos atau atribut partai politik,” papar Deddy.

Mengenai hasil pemilu, termasuk pemilihan presiden, Deddy menyatakan, para pelaku usaha dan industri, mulai skala mikro hingga besar, memilih sikap wait and see. Dia berpandangan, bagi pelaku industri dan dunia usaha, hal yang terpenting adalah pemerintahan periode berikutnya harus lebih pro-dunia usaha.

“Ini bukan demi kepentingan pribadi kalangan pengusaha saja, tetapi ekonomi, khususnya, Jabar, secara keseluruhan. Jika pemerintah periode berikutnya melahirkan berbagai kebijakan yang pro-dunia usaha, berarti, dapat lebih menggerakkan ekonomi. Efeknya positif dan dirasakan seluruh kalangan,” tutup Deddy. (ADR)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.