Home » Ekonomi » Tahun Depan, Alokasi KCR Naik

Tahun Depan, Alokasi KCR Naik

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Meningkatkan daya saing para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu prioritas untuk terus menggerakkan roda ekonomi. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusun berbagai program dan rencana berkaitan dengan peningkatan daya saing UMKM.

 
Salah satu strateginya, meningkatkan alokasi dana bergulir yang bersumber pada APBD dalam program Kredit Cinta Rakyat (KCR). “Rencananya, tahun depan, alokasi KCR bertambah Rp 100 miliar,” ujar Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Jabar, Anton Gustoni, belum lama ini.
 
Anton meneruskan, sebenarnya, penambahan alokasi KCR senilai Rp 100 miliar tersebut merupakan rencana yang penyusunannya sejak cukup lama. Diutarakan, jika rencana itu bergulir, berarti dana pengelolaan KCR yang selama ini dilakukan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten atau bank bjb, turut naik. Adanya penambahan itu, bank bjb mengelola dana KCR senilai Rp 335 miliar. “Sejauh ini, dana kelola KCR senilai Rp 235 miliar. Itu terjadi setelah adanya penambahan alokasi oleh Pemprov Jabar dalam APBD-Perubahan 2013. Nilai penambahannya Rp 20 miliar,” papar Anton.
 
Menurutnya, kucuran dana KCR itu dapat bermanfaat positif. Diantaranya, jelas dia, menjadi sebuah langkah pemecahan bagi para pelaku UMKM dan koperasi untuk memperoleh akses permodalan. Terlebih, imbuh dia, pada 2014, didasari situasi ekonomi global yang terjadi, Bank Indonesia meminta lembaga-lembaga perbankan, baik BUMN, BUMD, maupun swasta, untuk mengerem likuiditas kreditnya.
 
“Artinya, situasi pada 2014, kemungkinan besar, terjadi pertumbuhan alokasi kredit yang lebih lambat. Diperkirakan pertumbuhan penyaluran kredit pada 2014 sebesar 18 persen,” imbuh Anton. (VIL)

Komentar

komentar