Home » Ekonomi » Transaksi PKJB 2013 Diprediksi Capai Rp 20 M

Transaksi PKJB 2013 Diprediksi Capai Rp 20 M

(kemendag.go.id)

(kemendag.go.id)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Meningkatkan jaringan menjadi salah satu upaya guna terus mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), apa pun sektornya, termasuk yang bergerak dalam bidang kerajinan. Hal itu dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar.

 
Lembaga tersebut memang memilki perhatian cukup besar bagi kelangsungan industri kerajinan, tidak hanya berkenaan dengan produk, tetapi juga para pelakunya. Karena itu, lembaga tersebut menggulirkan agenda rutin yang bersifat dua tahunan, Pekan Kerajinan Jawa barat (PKJB) 2013, yang merupakan ajang ke-10 kalinya.
 
“Acara ini berlangsung 25-29 Desember 2013 di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh Bandung. PKJB pun menjadi ajang pameran karya para pelaku usaha kerajinan di Jabar,” ujar Ketua Penyelenggara PKJB 2013, Muhammad Admarius, Kamis (26/12).
 
Dikatakan, ajang ini diramaikan sekitar 200 perajin asal 21 kota-kabupaten Jabar. Bahkan, beberapa perajin provinsi lain di luar Jabar, pun turut hadir. Antara lain, sebutnya, Lampung, Jatim, dan Sulawesi Selatan. Tidak itu saja, sambungnya, sekitar 25 pelaku usaha kerajinan swasta, serta mitra binaan 10 lembaga BUMN-BUMD turut meramaikan ajang ini.
 
Melihat hal itu, Admarius menyatakan, pihaknya optimis bahwa transaksi pada ajang kali ini lebih besar daripada agenda yang sama dua tahun silam. Pada 2011, sebutnya, nilai transaksi mencapai Rp 10 miliar. Kali ini, cetusnya, pihaknya memproyeksikannya lebih tinggi 100 persen atau mencapai Rp 20 miliar.
 
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, berpandangan, industri kerajinan tangan merupakan bagian industri kreatif. Karenanya, pendapat pemeran Naga Bonar tersebut, agar terus berkembang, kuncinya terus berinovasi. “Produk-produk sudah inovatif, seperti kerajinan limbah batok atau kulit kerang,” ucap dia.
 
Soal kerajinan berbahan baku bambu, Deddy berpendapat, masih kurang tereksplorasi maksimal. Padahal, tukasnya, bambu tergolong bahan baku yang berlimpah. “Kalau perlu, kita buat Festival Bambu,” tegasnya. (VIL)

Komentar

komentar