Home » Ekonomi » PT DI Semakin Dipercaya

PT DI Semakin Dipercaya

Pesawat CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia. (ISTIMEWA)

Pesawat CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia. (ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Publik Indonesia, khususnya, Kota Bandung, patut berbangga karena memiliki PT Dirgantara Indonesia. Pasalnya, lembaga BUMN yang bergerak dalam bidang industri kedirgantaraan itu memiliki kepercayaan tinggi, tidak hanya pemerintah Indonesia, tetapi juga sejumlah negara, tidak hanya ASEAN, tetapi juga Asia dan Eropa.

Salah satu buktinya, beberapa negara ASEAN melakukan pemesanan sejumlah pesawat produk lembaga yang dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara tersebut, CN-212, CN-235, dan CN-295. “Benar, beberapa negara ASEAN berminat memesan CN-212, CN-235, dan CN-295. Satu di antaranya, Filipina,” ujar Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, usai serah terima tiga unit pesawat CN-295 dan enam unit helikopter serbu Bell 412 EP, kepada Kementerian Pertahanan di PT DI, Selasa (17/12).

Dikatakan, saat ini, khusus jenis CN-212, pihaknya bernegosiasi dengan Filipina. Negosiasi itu, sambung Budi, memasuki tahap akhir. Jika tidak ada kendala, pekan ini, negosiasi pemesanan CN-212 oleh Filipina final.

Selain Filipina, tutur Budi, negara ASEAN lainnya, yaitu Brunei Darussalam, juga berminat memesan CN-235. Dikatakan, dasar pemesanan itu karena pemerintah Kerajaan Brunei menilai CN-235 merupakan sarana yang cocok untuk aktivitas patroli dan pengawasan wilayah laut.

Akan tetapi, aku Budi, masih ada beberapa kendala berkenaan dengan pemesanan negara-negara tetangga. Diantaranya, sahut dia, dalam hal proses proses pencairan anggaran. Itu karena, terang dia, pencairan anggaran untuk pemesanan tersebut harus mendapat persetujuan parlemen negara pemesan.

Mengenai serah terima 9 unit pesawat kepada Kementerian Pertahanan, Budi menjelaskan, untuk CN-235, total pemesanan sebanyak 9 unit. Sejauh ini, pihaknya menyerahkannya sebanyak 5 unit. Artinya, jelas dia, berlangsungnya penyerahan 3 unit CN-235 berarti tinggal 4 unit lagi yang harus pihaknya serahkan kepada kementerian.

Secara total, ungkap Budi, ke-9 pesawat yang diserahterimakan pihaknya kepada Kementerian Pertahanan bernilai besar. Angkanya sekitar Rp 2,7 triliun. (VIL)

Komentar

komentar