Home » Ekonomi » Danamon-IFC Sepakati Investasi 75 Juta Dollar AS

Danamon-IFC Sepakati Investasi 75 Juta Dollar AS

danamonJABARTODAY.COM – BANDUNG

Hingga kini, masih banyak permasalahan yang dialami para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Padahal, secara potensi, sektor tersebut memilkinya. Melihat kondisi itu, PT Bank Danamon Indonesia Tbk., yang memang punya komitmen tinggi untuk memajukan para pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan kinerja bisnisnya, melakukan berbagai upaya, diantaranya bersepakat dengan sebuah  lembaga berlevel internasional, yaitu International Finance Corporation (IFC). Belum lama ini, PT Bank Danamon dan lembaga yang merupakan anggota kelompok World Bank (Bank Dunia) itu menandatangani kesepakatan kerjasama.

“UMKM merupakan sektor penting dalam meningkatkan roda ekonomi. Karena itu, kami dan IFC, yang bertujuan sama, yaitu mendorong keberadaan UMKM, menjalin kemitraan dan kerjasama jangka panjang,” ujar Henry Ho , Direktur Utama Danamon, dalam keterangan pers, Rabu (20/11).

         
Henry meneruskan, bersama IFC, pihaknya bersepakat dalam hal investasi, yang peruntukannya bagi pembiayaan kredit UMKM di Indonesia. Nilai kesepakatan investasi tersebut, sebut Henry, sangat besar. Angkanya, lanjut dia, mencapai 75 juta dollar Amerika Serikat.

 

         
Diungkapkan, sebenarnya, tujuh tahun silam, tepatnya 2006, IFC memberikan dana pinjaman, yang peruntukannya, sama, bagi sektor UMKM. Pada 2006, nilai pinjamannya lebih besar, yaitu 150 juta dollar AS.

 

         
Henry berpendapat, secara unit, sektor UMKM di negara ini, perkiraannya, sekitar 55 juta unit, yang bergerak dalam berbagai sektor. Sayangnya, kata dia, sejauh ini para pelaku UMKM yang punya akses pembiayaan dan keuangan masih minim. Perkiraannya, sahut Henry, baru sekitar 30%. “Saya kira, kerjasama berbentuk investasi dengan IFC itu dapat menjadi sebuah pemicu dan strategi untuk mendongkrak pertumbuhan UMKM di Indonesia, termasuk Jabar,” tambahnya.

 

         
Hal senada diutarakan Sarvesh Suri, Country Manager IFC Indonesia. Dia berpandangan, kerjasama berupa pinjaman pembiayaan tersebut punya peran vital untuk mengentaskan angka kemiskinan. Dia berpandangan, kerjasama investasi itu memiliki kesamaan dan sejalan dengan rencana serta strategi IFC di Indonesia, yaitu menjadikan lembaga keuangan semakin kuat sehingga memberikan pelayanan lebih baik kepada sektor UMKM. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.