Home » Ekonomi » bank bjb Siap Garap Infrastruktur

bank bjb Siap Garap Infrastruktur

Bank BJB

Bank BJB

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Keberadaan sarana infrastruktur memang dapat menunjang dan menumbuhkan laju perekonomian. Dasar itulah yang membuat PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten atau bank bjb membidik sektor infrastruktur untuk pengembangan bisnisnya.

“Infrastruktur memang menjadi bidikan kami,” ujar Pemimpin Divisi Kooperasi dan Komersial bank bjb, Ahmad Ifran usai penandatanganan Kerjasama Kredit bernilai Rp 250 miliar antara bank bjb dan PT Waskita Karya di lantai 9 Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan, Jumat (8/11).

Dikatakan, kerjasama kredit tersebut sebagai bukti nyata bahwa lembaga perbankan milik BUMD Jabar-Banten itu turut berandil dalam program pembangunan. Harapannya, sambung dia, melalui kerjasama yang merupakan kali kedua dengan PT Waskita Karya, dapat melahirkan aktivitas sejenis berikutnya.

Bahkan, sambung dia, pihaknya berkeinginan untuk membidik lembaga-lembaga BUMN lainnya dalam hal kerjasama pada sektor infrastruktur. Pasalnya, ulang dia, proyek-proyek infrastruktur menjadi salah satu target bjb.

Secara komposisi, sebutnya, pendanaan sektor infrastruktur cukup besar. Persentasenya, sahut Irfan, sekitar 20 persen total kredit. Diutarakan, sejauh ini, secara total, pertumbuhan kredit menunjukkan tren positif. Kenaikannya, kata dia, 34,4 persen. Angka itu, terangnya, melebihi rata-rata pertumbuhan perbankan, sebesar 22 persen. Nominalnya, tambah Irfan, selama 9 bulan pertama tahun ini, sebesar Rp 44,1 triliun.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan PT Waskita Karya Tunggul Rajagukguk menilai kerjasama ini merupakan hal positif. Itu karena, kesepakatan tersebut dapat menunjang kinerja lembaga yang dipimpinnya itu.

Tunggul berpandangan, kerjasama ini pun dapat memperkuat permodalan kerja, yang peruntukkannya bagi pembiayaan sejumlah proyek, baik hingga akhir 2013 maupun 2014. “Proyek-proyek itu antara lain, pembangunan Gedung kantor LKPP, GOR PKP, Rusunawa Wilayah 2, serta Pusat Kesehatan Ibu dan Anak RS Cipto,” sebutnya.

Diungkapkan, sejauh ini, pihaknya menggarap berbagai proyek infrastruktur. Misalnya, sebut dia, ruas tol Bawean-Solo bernilai Rp 500 miliar. Kemudian, tol Gempol-Surabaya dan Gempol-Pasuruan sejumlah Rp 700 miliar. Juga ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I dan II sejumlah Rp 1 triliun. “Termasuk Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang sebesar Rp 447 miliar,” ucapnya, seraya mengemukakan, pihaknya pun menjalin kerjasama sindikasi dengan sedikitnya 5 lembaga perbankan pemerintah. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.