Home » Ekonomi » Rupiah Lemah, Honda Targetkan Penjualan 11 Ribu Unit

Rupiah Lemah, Honda Targetkan Penjualan 11 Ribu Unit

Seorang model berpose di depan produk baru Honda, Brio Satya, Jumat (13/9). Honda akan melakukan penyesuaian harga terkait naiknya BBM dan melemahnya rupiah. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Seorang model berpose di depan produk baru Honda, Brio Satya, Jumat (13/9). Honda akan melakukan penyesuaian harga terkait naiknya BBM dan melemahnya rupiah. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Sejak beberapa pekan terakhir, situasi makro ekonomi menunjukkan grafik kurang positif. Bagi ekonomi nasional, hal itu tercermin pada terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang menyebabkan berbagai industri melakukan koreksi kinerja, termasuk menetapkan harga jual produknya.

Adalah PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Honda Mobil sebagai salah satu diantara industri yang melakukan penyesuaian harga jual produk.

Menurut Operation Manager PT Honda Bandung Centre, Eko Kunwisono, secara rata-rata, penyesuaian harga jual Honda sekitar Rp 2 hingga 5 juta. Dia menilai, konsumen Honda memahami mengapa pihaknya melakukan penyesuaian harga. “Ini sebagai dampak ekonomi makro,” katanya pada sela-sela peluncuran New Honda Brio Satya di Paris Van Java.

Meski terjadi pelemahan rupiah, tegas Eko, pihaknya belum melakukan koreksi mengenai proyeksi penjualan selama tahun ini. Hingga akhir 2013, seru Eko, pihaknya memproyeksikan total penjualan seluruh varian Honda Mobil sebanyak 11.200 unit. “Selama Januari-September 2013, total retail sales kami di Jabar sebanyak 6.305 unit,” ungkapnya.

Memang, diakui Eko, untuk merealisasikan proyeksi penjualan sebanyak 11.200 unit bukan perkara mudah. Dia berpendapat, hal itu membutuhkan kerja keras. Namun, Eko menyatakan, seiring dengan hadirnya varian terbaru Honda, pihaknya tetap menatap realisasi penjualan 2013 secara optimis.

Khusus produk Brio, Eko mencanangkan target penjualan, khususnya di Jawa Barat, menjadi 1.800 unit hingga akhir 2013. Selain Brio terbaru, imbuhnya, pihaknya pun menargetkan penjualan Honda Jazz 1.100 unit. “Sedangkan target Freed sebanyak 800 unit. Harapan kami, tiga produk itu dapat menopang penjualan kami hingga akhir tahun,” tutup Eko. (VIL)

Komentar

komentar