Home » Ekonomi » Kemenpera Akan Sederhanakan IMB

Kemenpera Akan Sederhanakan IMB

kemenperaJABARTODAY.COM – BANDUNG

Program perumahan rakyat di Indonesia masih memiliki beberapa kendala, satu diantaranya adalah perizinan. Itu diakui Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Jawa Barat, Bambang Riyanto.

Menurutnya, masalah perizinan adalah domain pemerintah kota-kabupaten. Karenanya, pihaknya sulit untuk mengintervensi permasalahan itu. Padahal, untuk mendorong pertumbuhan perumahan, ada insentif perizinan bagi rumah yang diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat, Pangihutan Marpaung, menyatakan, soal perizinan pemerintah berencana melakukan penyederhanaan. Penyederhanaan izin mendirikan bangunan bagi rumah MBR, ungkapnya, sudah bergulir di Jakarta. Tarif IMB bagi rumah MBR mendapat potongan 50% tarif umum.

“Bisa saja skema di Jakarta itu teraplikasikan di daerah. Tidak tertutup kemungkinan, pemerintah menerbitkan PP (peraturan pemerintah) mengenai perizinan bagi rumah MBR,” ujar Pangihutan pada Pameran Rumah Rakyat di Metro Trade Center, Sabtu (24/8).

Disinggung program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Pangihutan menjelaskan, tahun ini, pemerintah menyiapkan alokasi FLPP sebesar Rp 7 triliun. Angka itu untuk pembiayaan 121 ribu unit.

Hingga 16 Agustus 2013, nilai FLPP yang tersalurkan mencapai Rp 3,1 triliun. Jumlah itu terserap bagi 60.892 unit. “Penyaluran terbesar, yaitu PT Bank Tabungan Negara sebanyak 52.739 unit,” imbuhnya.

Di Jabar sendiri, seperti diutarakan Pangihutan, penyalurannya mencapai 30% dan tersebar di beberapa titik, antara lain, Bekasi, Bogor, Majalengka, Cirebon, dan Bandung Timur. (ERA)

Komentar

komentar