
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Untuk memenuhi kebutuhan perjalanan, memasuki H-4 Idul Fitri 2017, volume massa yang melakukan mudik perjalanan mudik terus menunjukkan peningkatan. Begitu pula dengan tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi kerea api.
Karenanya, untuk menyikapi dan mengantisipasi kenaikan volume penumpang, jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) terus bersiap dan melakukan sejumlah langkah. Yang terkini, dilakukan PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung.
“Hari ini, 21 Juni 2017, kami mengoperasikan 2 kereta tambahan, yang semuanya destinasi Jakarta. Yang pertama, adalah Argoparahyangan rute Stasiun Bandung-Gambir Jakarta, yang berangkat pukul 22.30. Tarifnya, kelas eksekutif Rp 120-140 ribu per orang. Sedangkan kereta ke-2, adalah Stasiun Bandung-Pasar Senen Jakarta, yang bertolak dari Bandung pukul 15.20,” tandas Kepala Humas PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Joni Martinus, di tempat kerjanya, Rabu (21/6).
Khusus rute Stasiun Bandung-Pasar Senen, Joni mengemukakan, pihaknya mengoperasikan kereta baru produksi PT Industri Nasional Kereta Api (INKA) (Persero). Diutarakan, kereta tambahan tujuan Pasar Senen itu adalah Kereta Ekonomi Premium, yang tarifnya Rp 90 ribu per orang. Menurutnya, kereta tersebut merupakan kelas ekonomi tetapi berinterior kelas eksekutif. Itu karena, jelasnya, setiap gerbong dilengkapi 4 unit televisi dan tempat duduk reclining yang jarak antar-kursinya lebih luas.
Soal ketersediaan tiket, Joni menyatakan, sejauh ini, untuk tujuan Jakarta, ketersediaan tiket masih cukup banyak. Untuk kereta tambahan Argoparahyangan, jelasnya, pihaknya menyediakan sebanyak 520 seat per hari. Sementara kereta premium, sambungnya, sebanyak 768 seat. (win)





