Polisi Menunggu Kondisi Intan Stabil

intanJABARTODAY.COM – BANDUNG Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna menemukan pelaku penyiraman air keras kepada Intan Novita (22), seorang penyanyi cantik. Bahkan, polisi juga belum memeriksa yang bersangkutan, karena masih menjalani pemeriksaan medis.

“Saksi korban juga belum kami lakukan BAP (berita acara pemeriksaan) menunggu kondisi yang bersangkutan stabil dahulu. Korban juga masih memokuskan pada kesehatannya,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Muhammad Joni, di Mapolrestabes Bandung, Senin (31/10).

Meski begitu, kepolisian telah memeriksa empat orang saksi terkait kejadian tersebut, di antaranya orang tua dan sanak famili korban, termasuk pihak rumah sakit. Hanya saja, karena masih minimnya keterangan, juga bukti, pihaknya belum dapat menyimpulkan motif dari aksi bejat tersebut. “Karena korban belum bisa memberikan keterangan banyak, jadi saat ini belum bisa dipastikan motifnya apa,” tukas Joni.

Sebelumnya, Intan menjadi korban penyiraman air keras. Wajahnya melepuh terkena cairan zat kimia, dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Meski belum banyak berikan keterangan, dirinya sempat mengungkapkan ciri-ciri pelaku penyiraman itu. “Menurut korban, saat kejadian itu ada dua orang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Pengendara motor memakai helm, kalau satu orang lagi yang dibonceng hanya pakai topi,” kata Kepala Unit Reskrim Polsek Buahbatu Inspektur Satu Sarjana, Jumat (28/10).

Mobil dikemudikan Intan berpapasan dengan kedua orang tersebut di Jalan Ciwastra atau tepatnya depan Toko Sihombing. Lampu tanda belok kanan motor itu menyala, sehingga Intan berhenti untuk memberikan jalan, tetapi motor tiba-tiba mendekat ke arah jendela bagian depan mobil yang terbuka atau tempat Intan duduk di jok. Di mobil itu hanya ada korban. Pelaku yang dibonceng itu berada di motor lalu menyiramkan cairan diduga zat kimia ke wajah korban, dan langsung kabur ke arah Jalan Margacinta. (vil)

Related posts