Home » Regional » Jabar Ingin Miliki Pelabuhan Feeder Kapal Kecil

Jabar Ingin Miliki Pelabuhan Feeder Kapal Kecil

kapal barangJABARTODAY.COM – BANDUNG

Ketersediaan sarana infrastruktur, seperti pelabuhan laut dapat menunjang laju pertumbuhan dan pembangunan. Pasalnya, bagi sebuah daerah, kehadiran pelabuhan dapat memiliki peran strategis. Misalnya, menjadi pintu masuk perdagangan.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusun sejumlah rencana, diantaranya membangun Pelabuhan Cilamaya, Karawang. Namun, seraya menanti realisasi mega-proyek tersebut, Jabar berkeinginan untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan eksistensi Pelabuhan Cirebon. Yaitu, menjadi pelabuhan kapal-kapal barang kecil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Ferry Sofwan Arief, mengemukakan, saat ini, kondisi Tanjung Priok sangat padat. Karenanya, lanjut dia, hal tersebut menjadi momentum untuk melakukan aktivasi Pelabuhan Cirebon sebagai pelabuhan feeder,” ujar Ferry, Rabu (16/10).

Untuk merealisasikannya, seperti diutarakan Ferry, Dinas Indag Jabar berencana untuk menambah sejumlah sarana dan fasilitas Pelabuhan Cirebon, termasuk meningkatkan kapasitasnya untuk kapal-kapal kecil. “Itu tidak lain untuk memudahkan sistem pengiriman barang,” tukasnya.

Sejauh ini, tambah Ferry, Pemprov Jabar masih melakukan pembahasan dengan sejumlah asosiasi. Maka itu, pihaknya segera mengirimkan rekomendasi hasil pembahasan itu kepada Menteri Perindustrian dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. “Pelabuhan feeder merupakan hal yang urgen bagi Jabar mengingat kondisi Tanjung Priok saat ini. Sementara jika menunggu Cilamaya, waktunya masih lama. Setidaknya, butuh waktu 15-20 tahun lebih untuk menunggu rampungnya Pelabuhan Cilamaya,” ucapnya.

Ferry mengutarakan, jajarannya memang menerima informasi dan berbagai keluhan mengenai kondisi Tanjung Priok. Diantaranya, sebut dia, berkenaan dengan akses menuju pelabuhan di utara ibu kota negara itu memiliki beragam hambatan.

Selain itu, tambahnya, kerap terjadi delay di Tanjung Priok saat aktivitas bongkar-muat barang, tidak hanya kapal-kapal besar, tetapi juga yang berukuran kecil. Tentunya, sahut Ferry, ini dapat menghambat. “Jika Pelabuhan Cirebon berfungsi sebagai feeder bagi kapal-kapal kecil, hal itu dapat memudahkan sistem pendistribusian dari dan ke Jabar,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar