Home » Pilihan Redaksi » Tidak Masuk 3 Besar, Nasdem Tidak Akan Nyapres

Tidak Masuk 3 Besar, Nasdem Tidak Akan Nyapres

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan, menegaskan partainya tidak akan mengusung calon presiden bila tidak masuk 3 besar di Pemilu 2014 mendatang. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan, menegaskan partainya tidak akan mengusung calon presiden bila tidak masuk 3 besar di Pemilu 2014 mendatang. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Partai Nasional Demokrat menegaskan tidak akan mengusung calon presiden, bila mereka tidak masuk 3 besar di Pemilihan Umum 2014 mendatang. Hal itu dilakukan untuk merubah wajah perpolitikan nasional yang selalu memaksakan diri untuk menjadi pemimpin.

“Hal itu agar konsep yang kita usung, yakni perubahan dapat berjalan. Kalau kita di luar 3 besar, kita akan menjadi partai tanggung dalam melakukan perubahan,” ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan, di sela-sela Silaturahmi dan Pembekalan Para Caleg DPR RI dan DPRD Jawa Barat di Bandung, Minggu (16/6).

Dikatakan Ferry, itu juga termasuk tidak mengusung calon kepala daerah bila partainya tidak masuk posisi 3 besar dalam pemilu. Menurutnya, hal itu konsekuensi dari pandangan partainya soal menjadi lokomotif gerakan perubahan di Indonesia.

“Dalam konteks politik kita harus realistis, kalau kita di luar 3 besar, ga perlu nyapres. Kalau kita mendapat di bawah 100 kursi di DPR, kita akan menjadi oposisi di presidensial, bukan parlementer,” tegas mantan politisi Partai Golkar itu.

Pihaknya, tambah Ferry, hadir untuk mengurangi jumlah golput dalam Pemilu 2014 mendatang. Jadi, lanjutnya, bila partisipasi pemilih di 2014 sama dengan 2009, tidak ada artinya Partai Nasdem hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membawa konsep perubahan.

Ferry menyatakan, semisal ada figur presiden yang sesuai dengan kriteria Partai Nasdem, tidak serta-merta memberikan dukungan atau berkoalisi dan dijadikan alat penambah suara sebagai syarat pengusungan.

“Kalau misal ada figur yang kami tepat, tapi kami tidak akan memberikan dukungan dalam bentuk koalisi. Jadi cukup 3 atau 4 besar untuk mengusung capres, agar tidak merusak sistem politik,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar