Home » Bandung Raya » Rektor UIN Dituntut Minta Maaf

Rektor UIN Dituntut Minta Maaf

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati melakukan aksi teatrikal di kampus UIN SGD, Selasa (1/4). Mereka menuntut rektor mencabut dukungan kepada Suryadharma Ali. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati melakukan aksi teatrikal di kampus UIN SGD, Selasa (1/4). Mereka menuntut rektor mencabut dukungan kepada Suryadharma Ali. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Aksi Mahasiswa Sunan Gunung Djati (HAMAS) kembali melakukan aksi di depan gedung Rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Selasa (1/4/2014).

Koordinator Aksi, Faiz, mengatakan, aksi lanjutan ini dalam rangka menuntut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Dedy Ismatullah memohon maaf dan mencabut pernyataannya terkait dukungannya kepada Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai Calon Presiden 2014.

“Kita ingin rektor meminta maaf dan mencabut pernyataannya. Rektor harus menyatakan jika kampus UIN Bandung independen, tidak mendukung salah satu partai atau calon,” ucap Faiz dalam orasinya.

Massa membawa keranda dan benda yang menyerupai jenazah dengan dibungkus kain kafan. Aksi teatrikal pun diperlihatkan mahasiswa sebagai simbol matinya independensi kampus karena pernyataan sang rektor.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.30, berlangsung tertib. Meskipun tidak ada pejabat kampus yang menemui, pendemo tetap melakukan orasi dan pernyataan sikap di depan gedung rektorat. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.