Home » Peristiwa » PT PLN Simulasikan Anti Teror

PT PLN Simulasikan Anti Teror

PLNJABARTODAY.COM – BANDUNG

Untuk mengantisipasi berbagai ancaman, termasuk aksi teror, PT PLN Distribusi Jawa Barat-Banten melakukan berbagai upaya, diantaranya dengan menggulirkan simulasi anti teror dan aksi demo anarkis.

Deputi Manager Komunikasi PT PLN DJBB, Achmad Syah, menjelaskan, simulasi tersebut merupakan pelatihan tanggap darurat sebagai langkah antisipasi berbagai ancaman, misalnya, demo yang berujung anarkis, aksi teror, dan sebagainya. “Melalui simulasi ini, kami menjadi tahu bagaimana langkah-langkah efektifnya,” ujar Achmad, di sela-sela simulasi di depan Kantor PT PLN DJBB, Jalan Cikapundung, Sabtu (26/10).

Menurutnya, aksi-aksi itu dapat mengganggu sistem pelayanan PT PLN DJBB kepada para pelanggannya. Langkah antisipasi lainnya yang sekiranya dapat mengganggu pelayanan, sambungnya, adalah meminimalisir praktik percaloan. “Karenanya, kami membuka pelayanan call center 123,” tambah Achmad.

Dalam simulasi tersebut, kantor PT PLN DJBB mendapat guncangan bom. Dua pegawai PT PLN DJBB tewas. Jajaran keamanan dan pasukan anti huru-hara berhasil menciduk 2 orang terduga teroris. Awalnya, guncangan bom itu terjadi ketika ratusan buruh berunjuk rasa yang tuntutannya meminimalisir aksi percaloan.

Aksi itu kemudian ricuh. Para pengunjuk rasa terlibat bentrok dengan petugas keamanan. Aksi kian anarkis karena para pegawai melawan petugas. Untuk mengantisipasinya, petugas menurunkan water canon Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Barat guna menghalau massa demonstran.

Akan tetapi, pada sela-sela aksi ricuh itu, petugas memperoleh informasi mengenai adanya benda yang dugaannya, berupa bom. Bahkan, benda itu sempat meledak dan membuat 2 pegawai PT PLN DJBB meregang nyawa.

Tim penjinak bom Polda Jabar pun tiba di lokasi dan mengevakuasi seluruh karyawan dan masyarakat di sekitarnya. Mereka pun melakukan memeriksa dan mengamankan bungkusan yang dugaannya bom tersebut. (VIL)

Komentar

komentar