Home » Pendidikan » Telkom University Mahakarya PT Telkom Untuk Indonesia

Telkom University Mahakarya PT Telkom Untuk Indonesia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh, meberikan sambutan dalam Grand Launching Telkom University, Sabtu (31/8). Nuh berharap Telkom University dapat menjadi universitas kelas dunia. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh, meberikan sambutan dalam Grand Launching Telkom University, Sabtu (31/8). Nuh berharap Telkom University dapat menjadi universitas kelas dunia. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Telkom University alias Universitas Telkom resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh, Sabtu (31/8). Sebelumnya, Telkom University sudah resmi menjadi universitas setelah memperoleh Surat Keputusan Mendikbud No 230/E/0/2013 pada 17 Juli 2013 lalu tentang Telkom University dan No. 309/E/0/2013 tanggal 14 Agustus 2013. Keluarnya surat keputusan tersebut membuat empat perguruan tinggi di bawah YPT, yakni Institut Teknologi Telkom, Institut Manajemen Telkom, Politeknik Telkom, dan STISI Telkom melebur menjadi satu universitas.

Menurut Nuh, keberadaan Telkom University sejalan dengan program Masterplan Perluasan dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang ditetapkan pemerintah. “Kami berkewajiban mencetak anak didik yang memiliki pengetahuan memadai untuk menghadapi persaingan global. Semoga Telkom University bisa menjadi world class university,” ujar Nuh.

Dengan kapasitas, pengalaman dan jejaring, diutarakan Nuh, maka Telkom University sangat memadai untuk menjadi universitas kelas dunia guna bersaing dengan universitas sejenisnya, baik di dalam maupun luar Indonesia. “Ini bukan saing-saingan, tapi untuk menunjukkan bila Indonesia pun memiliki universitas tingkat dunia,” sambung Mendikbud.

Direktur PT Telkom Indonesia Tbk., Arief Yahya, menambahkan, sebagai induk Yayasan Pendidikan Telkom, kampus ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk terus memberikan masterpiece bagi rakyat Indonesia. “Telkom University adalah bentuk mahakarya kami berikutnya, setelah sebelumnya kami hadirkan melalui Telkomsel, Indonesia Digital Network, dan International Expansion,” imbuh Ayip, sapaan akrabnya.

Rektor Telkom University, Mochamad Ashari, siap menjadikan kampusnya sebagai universitas kelas dunia apalagi ditunjang beberapa aspek untuk mewujudkan hal tersebut.

Dari jumlah, penggabungan seluruh kampus, membuat mahasiswa yang berada di situ menjadi 23 ribu orang, dilengkapi sekitar 1000 dosen dan tenaga penunjang akademik. Ditunjang kesiapan lahan seluas 48 hektar di kawasan Bandung Technoplex.

“Kami juga memiliki 81 laboratorium, 4 perpustakaan standar Dirjen Dikti, sehingga kualitas pendidikan makin meningkat. Penyatuan ini akan meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan,” katanya.

Pembeda Telkom University dari kampus sejenis adalah korelasi erat dengan industri teknologi informasi, dalam hal ini PT Telkom. Karenanya, proses link and match ke industri akan tercipta dengan erat.

“Kami siap memasok konten maupun aplikasi yang dibutuhkan dari konsep TIMES (Telecomunication, Information, Media, Edutaiment & Services) milik PT Telkom. Sinergi kampus ini akan menciptakan percepatan dan kesetaraan ilmu yang dibutuhkan oleh masyarakat juga industri,” tutup Ashari. (VIL)

Komentar

komentar