Home » Bandung Raya » Pelaku Pembunuh Sisca Diminta Bertobat

Pelaku Pembunuh Sisca Diminta Bertobat

Kakak Sisca Yofie, Elfie, masih terkenang akan adiknya yang menjadi korban perampokan sadis di Sukajadi, akhir tahun lalu. Senin (24/3), majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung memutus kedua terdakwa penjara seumur hidup atas tewasnya Sisca. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Kakak Sisca Yofie, Elfie, masih terkenang akan adiknya yang menjadi korban perampokan sadis di Sukajadi, akhir tahun lalu. Senin (24/3), majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung memutus kedua terdakwa penjara seumur hidup atas tewasnya Sisca. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Keluarga Franceisca Yofie alias Sisca, wanita cantik yang menjadi korban pembunuhan disertai penjambretan, menyerahkan seluruhnya pada masyarakat atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung terhadap pelaku yang telah membunuh Sisca. Elfie, sang kakak, cukup tabah mendengar vonis yang dijatuhkan kepada Wawan alias Awing dan Ade Ismayadi, para pelaku pembunuhan tersebut.

Dalam sidang yang digelar di Ruang VI PN Bandung, Senin (24/3/2014), majelis hakim yang diketuai Parulian Tombuan menjatuhkan vonis seumur hidup kepada kedua terdakwa. Keduanya dianggap telah melakukan pencurian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang seperti diatur dalam Pasal 365 ayat (2) dan (4) KUHP. Vonis ini, bagi Wawan, lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yaitu hukuman mati.

Elfie menyebut, putusan yang dijatuhkan hakim adalah kehendak Tuhan yang menginginkan kedua pelaku bertobat atas perbuatannya kepada adik kesayangannya tersebut. “Kita sama sekali tidak dendam, kita hormati pengadilan. Semua harus mempertanggungjawabkan. Dengan tidak memberi hukuman mati, kami menganggap Tuhan memberi kesempatan untuk bertobat dan jangan jahat lagi,” ujar Elfie, usai sidang.

Saat disinggung apakah hukuman itu pantas bagi kedua terdakwa, Elfie menyerahkan kepada masyarakat untuk menilainya. Soal banding yang diajukan Wawan dan Ade melalui kuasa hukumnya, wanita berkacamata itu enggan berkomentar banyak. “Kecewanya, karena adik saya udah ga ada lagi,” ucap Elfie sambil terisak.

Meski begitu, keluarga mengapresiasi yang dilakukan hakim dan akan menunggu fakta-fakta menunjukkan aktor utamanya. Apabila memiliki bukti-bukti baru dari kasus yang menimpa adiknya, dirinya akan menyerahkan ke polisi. “Kita bukan dendam, tapi memberikan yang terbaik untuk masyarakat, kita akan terus mencari aktor utamanya,” tandas Elfie. (VIL)   

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.