Home » Ekonomi » Dana Kelola PT Jamsostek Meningkat 400 Persen

Dana Kelola PT Jamsostek Meningkat 400 Persen

Direktur Utama bank bjb Bien Subiantoro menerima penghargaan Strategic Regional Partner dari PT Jamsostek di Jamsostek Award, Jumat (27/12) malam, yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. bank bjb dan PT Jamsostek menjalin  kemitraan strategis menyusul berubahnya Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Direktur Utama bank bjb Bien Subiantoro menerima penghargaan Strategic Regional Partner dari PT Jamsostek di Jamsostek Award, Jumat (27/12) malam, yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. bank bjb dan PT Jamsostek menjalin kemitraan strategis menyusul berubahnya Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Pada 1 Januari 2014, dua badan usaha milik negara (BUMN) yang masing-masing bergerak dalam bidang ketenagakerjaan dan kesehatan, resmi berubah wajah. PT Jamsostek, yang selama ini menggeluti bidang ketenagakerjaan, menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Sementara PT Askes menjadi BPJS Kesehatan.
 
Kepala PT Jamsostek Kantor Wilayah Jawa Barat Teguh Purwanto menegaskan, pihaknya siap menyongsong era baru, yaitu menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Keyakinan itu timbul, dikarenakan pihaknya terus melakukan persiapan. Diantaranya, sebut dia, infrastruktur. “Tidak hanya teknologi informasi, tetapi juga sumber daya manusia. Bahkan, kami pun siap menambah kantor cabang di beberapa titik untuk pemenuhan syarat pelayanan,” ujar Teguh usai PT Jamsostek Award 2013 Wilayah Jabar, Jumat (27/12) malam.
 
Teguh mencontohkan, tahun ini, pihaknya merekrut ratusan SDM. Hal itu karena, jelasnya, sebagai salah satu upaya untuk memperkuat jaringan. Bahkan, ungkap Teguh, pada tahun depan, pihaknya berencana melakukan perekrutan lebih banyak lagi.
 
Kesiapan lainnya, tambah Teguh, adalah menjalin kemitraan strategis dengan beberapalembaga, seperti perbankan. Antara lain, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk. atau bank bjb dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk. Kerjasama itu, ucapnya, misalnya, dalam bentuk payment point, yang tujuannya menunjang peningkatan pelayanan serta kinerja.
 
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G Masassya menyebut, pihaknya hanya mengoperasikan 3 program, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK), dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Sedangkan satu program yang sebelumnya dikelola PT Jamsostek, yaitu Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK), mulai 1 Januari 2014, dikelola PT Askes, yang bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan.
 
Berbicara tentang dana kelola, Elvyn mengungkapkan, sejauh ini, pihaknya mengelola dana bernilai Rp 151 triliun. Angka itu, tuturnya, meningkat 400 persen selama beberapa tahun terakhir. “Kami pun berhasil meningkatkan investasi dana kelola. Nilainya, mencapai Rp 14,6 triliun. Dana-dana itu milik peserta, dan siap kami kembalikan kepada para peserta,” imbuhnya. (VIL)

Komentar

komentar