Home » Ekonomi » Miliki Komisaris Baru, BNP Naikkan Kredit

Miliki Komisaris Baru, BNP Naikkan Kredit

Pegawai Bank BNP menyambut nasabah mereka. (ISTIMEWA)

Pegawai Bank BNP menyambut nasabah mereka. (ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Guna meningkatkan kinerja bisnisnya, perubahan susunan manajemen dan direksi menjadi salah satu opsi yang dilakukan berbagai perusahaan, termasuk yang bergerak dalam sektor perbankan. Tak terkecuali oleh PT Bank Nusantara Parahyangan (BNP) Tbk.

 
Pergantian pucuk pimpinan lembaga perbankan yang berdiri di Bandung itu berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang bergulir Jumat (20/12). Hasil RUPSLB menyatakan, PT BNP Tbk. mengalami perubahan susunan dewan komisaris.
 
Dalam RUPSLB itu, Hideki Horikoshi menjadi Presiden Komisaris menggantikan Yasuo Uonomi. Majunya Hideki Horikoshi sebagai Presiden Komisaris PT BNP Tbk karena Yasuo Uonomi mundur seiring dengan adanya tugas baru.
 
Berdasarkan Surat Gubernur Bank Indonesia No 15/109/GBI/DPIP/Rahasia, tertanggal 25 November 2013, Hideki memenuhi persyaratan dan pencalonannya untuk menduduki jabatan sebagai Presiden Komisaris Perseroan menggantikan Yasuo mendapat persetujuan. “Kami harap pergantian ini membuat kinerja perseroan lebih baik lagi,” ujar Direktur Bisnis PT BNP Tbk., Budi Tjahja Halim, belum lama ini.
 
Mengenai kinerja, Budi mencetuskan, pada 2014, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan kredit yang memang lebih kecil daripada proyeksi tahun ini, yaitu 12 persen. Sedangkan proyeksi kredit hingga akhir 2013 sekitar 17-18 persen.
 
Hal itu, jelasnya, karena pihaknya mengacu pada kondisi makro ekonomi. Ini pun sesuai imbauan BI yang menyatakan, perbankan sedikit memperlambat pengucuran kredit. “Hingga saat ini, kredit kami sebesar Rp 6,9 triliun. Tahun depan, proyeksi kami tumbuh menjadi Rp 7,7 triliun,” ucapnya.
 
Meski fokus penyaluran kredit, pihaknya tetap memegang prinsip kehati-hatian. Tujuannya, terang Budi, agar menjaga Non-Performing Loans (NPL) atau kredit macet. “NPL terjaga tidak melebihi 1 persen,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar