Home » Ekonomi » Ekonomi Global Tidak Pengaruhi Rencana Telkom Indonesia

Ekonomi Global Tidak Pengaruhi Rencana Telkom Indonesia

telkomJABARTODAY.COM – BANDUNG

Jika memperhatikan kondisi ekonomi global dalam beberapa bulan terakhir, beberapa pengamat memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2014 sedikit melambat daripada tahun ini. Namun, bagi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. kondisi itu tidak terlalu berpengaruh.

“Berdasarkan data World Bank, pertumbuhan ekonomi dunia ditopang oleh dua sektor, yaitu telekomunikasi dan transportasi,” ungkap Executive General Manager PT Telkom Indonesia Divisi Telkom Barat Prasabri Pesti, di Bandung, Kamis (14/11).

 

Prasabri meneruskan, itu berarti, core business lembaga BUMN tersebut, yaitu pertelekomunikasian, dapat menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Karenanya, pihaknya berkeyakinan bahwa perkembangan ekonomi yang terjadi pada 2013 tidak terlalu berpengaruh pada rencana kinerja PT Telkom Tbk. pada 2014.
Terlebih, lanjut dia, pihaknya memiliki grand design untuk menopang pembangunan nasional. Diantaranya, membangun Indonesia Digital Network (IDN). “Caranya, kami membangun belasan juta homepass atau sambungan komunikasi ke rumah-rumah, tidak hanya telepon, tetapi juga internet, televisi, dan home monitoring,” jelas dia,

Pihaknya, cetus Prasabri, memproyeksikan, pada 2014, membangun 15 juta homepass di Sumatera, Jabar, DKI, dan Banten, yang merupakan wilayah kerjanya. Khusus Jabar, sekitar 10 persennya, yaitu 1,5 juta homepass. Menurutnya, pengembangan IDN tersebut dapat membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara maju, tidak hanya di kawasan ASEAN, tetapi juga Asia.

Untuk sambungan internet, lanjutnya, pihaknya pun terus mengembangkan Wi-Fi. Tahun depan, ungkapnya, pihaknya menargetkan pembangunan Wi-Fi sebanyak 2 juta Access Point (AP) di Jabar-DKI-Banten-Sumatera.

Mengenai Bandung Raya, General Manager PT Telkom Jabar Wilayah Jabar Bagian Tengah, Binuri, menambahkan, pihaknya  bersepakat dengan jajaran Pemerintah Kota Bandung yang tertuang dalam nota kesepahaman. “Isinya, berupa pembangunan 100 ribu AP di kota ini,” lanjut Binuri.

Sejalan dengan program pengembangan IDN, tegas Binuri, pihaknya tidak hanya fokus pengembangan fixed phone, tetapi juga 3 hal lainnya. “Internet, USB televisi, dan home monitoring,” ucap Binuri mempertegas penjelasan Prasabri.

Sementara itu, berdasarkan data PT Telkom Indonesia Tbk. line in service telepon rumah, kantor, dan PSTN di wilayah Telkom Jabar, tercatat 5.526.126 sambungan satuan telepon (SST). Sedangkan line in service internet, yaitu speedy, mencapai 1.525.627 SST. (VIL)

Komentar

komentar