Home » Ekonomi » Puluhan Kendaraan Ribu Tanpa Pajak Akan Ditertibkan

Puluhan Kendaraan Ribu Tanpa Pajak Akan Ditertibkan

mobil2JABARTODAY.COM – BANDUNG

Bagi pemerintah daerah, baik provinsi, kota, maupun kabupaten, Pendapatan Asli Daerah merupakan unsur penting dalam menggerakkan pembangunan, termasuk sektor ekonomi. Satu diantara sumber PAD tersebut, yakni pajak kendaraan.

Namun, di Jawa Barat, dikabarkan, sejauh ini terdapat puluhan ribu kendaraan pribadi yang belum melakukan pendaftaran ulang pajaknya. “Untuk itu, kami berencana untuk melakukan pendataan dan penyisiran kendaraan-kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak,” ujar Asisten Daerah Bidang Administrasi Sekretariat Daerah Jabar, Iwa Karniwa, belum lama ini.

Iwa mengemukakan, langkah tersebut adalah bagian dan upaya intensifikasi sekaligus ekstensifikasi PAD Jabar pada sektor pajak kendaraan. Dia menilai, sejak 2009 sampai saat ini, di Jabar, terdapat ribuan, bahkan, mungkin, puluhan ribu kendaraan yang lalu lalang tanpa pajak.

Berdasarkan data, sebutnya, hingga September 2013, terdapat sekitar 83.855 unit kendaraan yang belum mendaftar ulang pembayaran pajak. Angka itu, jelasnya, adalah yang tercatat. Jenis kendaraannya, lanjut dia, adalah pribadi, seperti sedan, jeep, station wagon.

Pria yang juga menjabat Pelaksana Teknis Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jabar ini menyatakan, jajarannya menugaskan seluruh petugas Samsat di Jabar secara khusus untuk menelusuri keberadaan kendaraan-kendaraan itu. “Kami akan mendataangi alamatnya, sesuai data yang tertera pada STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan),” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini dapat menaikkan PAD pada sisi pajak, yang dalam APBD Perubahan 2013, tercantum angka sebesar Rp 10,51 triliun. Angka tersebut, lanjutnya, lebih tinggi daripada APBD 2013, yaitu sekitar Rp 9,88 triliun, yang selanjutnya, naik Rp 631 miliar.

Memang, tuturnya, tidak tertutup kemungkinan, di ntara kendaran-kendaraan yang pemiliknya belum melakukan pendaftaran ulang pembayaran pajak, kondisinya sudah tidak laik, bahkan menjadi bangkai. Meski begitu, ucapnya, pendataan tetap berlangsung agar tertib administrasi. “Juga, sebagai upaya membantu penegakan hukum. Seandainya kendaraan tersebut dicuri, kami memblokirnya,” sahut dia.

Selain itu, Iwa mengatakan, ada hal lain yan g masih menjadi permasalahan. Yaitu, terangnya, adanya kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, yang dijabel perusahaan pembiayaan. Akan tetapi, imbuh dia, tidak ada pelaporan mengenai hal itu kepada pihaknya.

Pihaknya, ungkap dia, memang terus berupaya melakukan berbagai langkah untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan. “Akan tetapi, hingga kini belum ada jalinan kerjasama tersebut,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.