Home » Ekonomi » Penjualan Cabai Drop 50 Persen

Penjualan Cabai Drop 50 Persen

cabeJABARTODAY.COM – BANDUNG

Publik di Kota Bandung ini kembali harus merogoh koceknya lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan memasak. Pasalnya, harga jual beberapa komoditi, terutama, yang peruntukannya bagi bumbu, meningkat. Antara lain, cabai merah keriting, cabai merah tanjung, dan cabai rawit merah.

Perkiraannya, kenaikan harga jual cabai-cabaian itu terjadi karena adanya momen menjelang Idul Adha. Perkiraannya, pada momen itu, permintaan mengalami kenaikan. Di beberapa pasar tradisional, seperti Kosambi, Sederhana, dan Andir, Selasa (8/10), kenaikan harga jual cabai-cabaian terjadi sejak sepekan terakhir.

Menurut Budi, pedagang Pasar Kosambi, bahwa harga jual cabai-cabaian meningkat. “Sebaiknya, bandar tidak menaikkan harga. Memang, sampai saat ini, permintaan masih belum naik. Tapi, kenaikan harga pada level bandar membuat pedagang pasar menaikkan harga. Ini kurang baik karena menjelang Idul Adha, permintaan dapat meningkat,” ujar Budi, saat ditemui di lapaknya.

Budi menyebut, pada pekan lalu, harga jual cabai merah keriting rata-rata Rp 22 ribu/kg. Selama satu pekan terakhir, harga jualnya menjadi Rp 40 ribu/kg. Efeknya, aku Budi, penjualan drop. Biasanya, ia menjual sekitar 30 kilogram per hari. “Tapi, sejak pekan lalu, turun menjadi 15 kilogram per hari,” keluhnya.

Budi menambahkan, tidak hanya cabai merah keriting, bawang merah pun turut meningkat harga jualnya. Berbeda dengan cabai merah, harga jual bawang merah naik sejak Senin (7/10), dari Rp 22 ribu/kg menjadi Rp 25 ribu/kg.

Marni, pedagang di Pasar Sederhana, juga mengiyakan adanya kenaikan harga jual komoditi bumbu-bumbuan, seperti cabai merah. Ia mengimbuhkan, sejak satu pekan terakhir, harga jual cabai merah tanjung naik drastis. Saat ini, harga jualnya Rp 72 ribu/kg. “Sebelumnya, sekitar Rp 50 ribu per kilogram,” ucap Marni. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.