Home » Ekonomi » Pengusaha Khawatirkan BPJS Kesehatan

Pengusaha Khawatirkan BPJS Kesehatan

BPJSJABARTODAY.COM – BANDUNG

Mulai tahun depan, PT Asuransi Kesehatan tidak akan ada. Perusahaan BUMN tersebut berubah wajah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Namun, seiring itu, berbagai kalangan menanggapinya secara beragam. Satu diantaranya, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat, Deddy Widjaja.

Deddy mengungkapkan, pihaknya menerima kabar bahwa kalangan pekerja dan buruh mengkhawatirkan pelayanan kesehatan, yang selama ini, melalui PT Jamsostek, setelah ditangani BPJS Kesehatan, tidaklah sama. “Para pekerja dan buruh takut terabaikan,” ujarnya, usai Sosialisasi Gabungan Kesiapan Pelaksanaan BPJS Kesehatan di Hotel Aston Pasteur, Rabu (25/9).

Deddy meneruskan, para pekerja dan buruh menginginkan setelah PT Askes yang berubah wajah menjadi BPJS Kesehatan, tetap memberikan pelayanan kesehatan, minimal sama seperti yang dilakukan PT Jamsostek. Menurutnya, masalah pelayanan kesehatan memiliki arti penting bagi pekerja. Pasalnya, jelas Deddy, hal itu berkaitan erat dengan kinerja dunia usaha.

“Jika penanganannya berbeda, pekerja, yang ketika ditangani PT Jamsostek, pulih dalam waktu satu pekan, misalnya, setelah ditangani BPJS Kesehatan menjadi lebih lama. Ini bisa berefek negatif bagi dunia usaha. Kinerja industri turun,” paparnya.

Mengenai pembayaran premi BPJS Kesehatan yang menjadi tanggungan pengusaha secara penuh, Deddy berpendapat, hal itu sangat memberatkan. Untuk itu, kata Deddy, pihaknya meminta pengertian para pekerja dan buruh dalam menyikapi masalah ini.

Deddy menilai masalah kesejahteraan, termasuk para pekerja dan buruh, pada dasarnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Pembentukan BPJS Kesehatan merupakan gerakan nasional. Sudah sepatutnya, ucap Deddy, pemerintah yang turut bertanggung jawab. “Kami harap, ada kontribusi pemerintah pada sistem penjaminan kesejahteraan, termasuk dalam hal kesehatan para pekerja dan buruh,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.