Home » Ekonomi » Harga Mobil Akan Naik

Harga Mobil Akan Naik

Marketing Division Head PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy (kiri) dan Operation Manager AUTO 2000 Jawa Barat Ardian Noor, berpose di depan produk terbaru Toyota New Avanza, Kamis (12/9). Toyota akan melihat kondisi, sebelum menaikkan harga produk mereka. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Marketing Division Head PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy (kiri) dan Operation Manager AUTO 2000 Jawa Barat Ardian Noor, berpose di depan produk terbaru Toyota New Avanza, Kamis (12/9). Toyota akan melihat kondisi, sebelum menaikkan harga produk mereka. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Sejak beberapa pekan terakhir, kondisi ekonomi nasional terpengaruh oleh perkembangan ekonomi global. Itu terlihat dari pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat

Anton Jimmy, Marketing Division Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengakui, bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini terpengaruh oleh pelemahan rupiah. “Memang ada efeknya. Tapi, sejauh ini masih positif karena pertumbuhan ekonomi masih lebih baik daripada krisis 1997,” ujar Anton dalam peluncuran New Fortuner, New Kijang Avanza, dan New Rush di Hotel Harris, Kamis (12/9) malam.

Anton tidak menepis bila pelemahan rupiah dapat memicu naiknya harga jual mobil. Meski saat ini rupiah berada pada level sekitar Rp 11.000/dollar, pihaknya masih mengacu pada angka Rp 9.000/dollar. “Kami masih belum memastikan berapa kenaikannya. Tapi, kalaupun kemungkinan besar naik, kami sesuaikan segmen. Perhatikan kompetisi. Jika ketat, kami menetapkan harga yang sekompetitif mungkin,” paparnya.

Pada kondisi seperti ini, sambung Anton, Toyota akan memperhatikan kemungkinan terjadinya inflasi. Kaitannya, jelas dia, dengan suku bunga kredit. “Jika suku bunga kredit naik, itu dapat berefek pada kinerja penjualan,” ucap Anton.

Anton memandang, pelemahan rupiah pun membuat pihaknya melakukan koreksi volume penjualan. Namun, seperti halnya harga, tukas Jimmy, pihaknya pun masih belum menentukan koreksinya. “Pastinya, kami masih membahas dan mengkaji hal itu,” sahut Jimmy.

Meski begitu, pihaknya tetap optimis dapat mencatat pertumbuhan. Itu dikarenakan adanya segmen pasar baru, yaitu Low Cost Green Car (LCGC). Karenanya, PT TAM resmi memasarkan mobil LCGC, Toyota Agya. “Pasar itu dapat kami optimalkan,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.