Home » Sosok » Tetet Cahyati, Ingin Indahkan Bandung Dengan Batik

Tetet Cahyati, Ingin Indahkan Bandung Dengan Batik

Calon Legislatif DPRD Kota Bandung, Tetet Cahyati, memperlihatkan batik ciptaannya, Sabtu (21/9). Ia akan memberikan ikon kepada Kota Bandung melalui Batik Abstrak. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Calon Legislatif DPRD Kota Bandung, Tetet Cahyati, memperlihatkan batik ciptaannya, Sabtu (21/9). Ia akan memberikan ikon kepada Kota Bandung melalui Batik Abstrak. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Ingin memberikan ikon pada Kota Bandung. Itulah salah satu alasan majunya Tetet Cahyati sebagai calon anggota legislatif DPRD Kota Bandung 2014-2019. Menurut Tetet, yang sering bepergian ke luar negeri, Bandung belum memiliki ciri khas yang menonjol bagi para wisatawan.

Maka itu, wanita yang juga pengusaha batik ini ingin menunjukkan keindahan Kota Bandung dengan batik ciptaannya, yakni batik abstrak.

“Pas (wisatawan) masuk Bandung harus terasa ini di Bandung. Ciri khas Bandung akan saya tonjolkan dengan batik-batik yang warnanya ceria,” ujar Tetet saat ditemui di Sanggar Batik Abstrak, Jalan Tirtasari III, Sabtu (21/9).

Tak beda halnya dengan orang lain yang maju sebagai anggota dewan, Tetet juga ingin memperjuangkan masyarakat Kota Bandung. Hal itu telah ia mulai dengan membuat sanggar seni, serta memberikan pendidikan untuk yang tidak mampu, seperti pegawai pabrik yang dipecat. “Saya himpun, ajarkan keterampilan untuk menopang hidup mereka,” kata Tetet.

Agar bisa berjuang lebih nyata, dirinya ditawari masuk partai politik dan Partai Amanat Nasional menjadi saluran untuk menyalurkan idealismenya tersebut. “Ditambah partai perlu ada keseimbangan dalam gender,” singkatnya.

Wanita yang lahir 24 Desember 1963 ini memandang, Kota Bandung memiliki banyak masalah sosial yang harus dibenahi, seperti berandalan bermotor atau anak jalanan. Maka itu, ia akan concern di pendidikan generasi muda, agar tingkat kriminalitas menurun.

Tak heran ia menfokuskan pada pendidikan, karena Tetet yang maju di Daerah Pemilihan I Kota Bandung, menjadi dosen di salah satu universitas swasta dan mengajar manajemen pemasaran. “Dosen akan tetap kalau ada waktu luang. Kan nanti bisa jadi dosen tamu,” tandas ibu 3 anak itu. (VIL)

Komentar

komentar