Home » Politik » Sesepuh Jabar Dorong Aher Jadi Capres

Sesepuh Jabar Dorong Aher Jadi Capres

Adang_daradjatunJABARTODAY.COM – BANDUNG

Sejumlah tokoh dan sesepuh Jawa Barat dari berbagai latar belakang menemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Mereka membawa aspirasi dukungan kepada sang gubernur tampil sebagai salah seorang pemimpin nasional.

 

Pertemuan digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (26/12). Hadir mantan Wakil Kepala Polri Adang Daradjatun yang kini anggota DPR, Didi Turmudzi (Paguyuban Pasundan), Tjetje Hidayat Padmadinata, Mauriza Danubrata, Uu Rukmana (DPRD Jabar), dan D. Sutisno (HIPPI).

 

Selain tokoh senior tersebut, turut menyampaikan pemikiran pimpinan perguruan tinggi: Gandjar Kurnia (Rektor Universitas Padjadjaran), Dede Mariana (akademisi Unpad), Eddy Jusuf (Universitas Pasundan), dan Asep Warlan Jusuf (Universitas Parahiyangan).

 

Sesepuh Jabar, Tjetje Hidayat Padmadinata mengatakan, dorongan berbagai pihak kepada Heryawan agar melanjutkan kiprahnya di pusat sebagai “panggilan sejarah”. “Waktunya kita tampil. Kalau tidak, sampai kapan orang Sunda (Jabar) menjadi penonton?” ujar Tjetje, politisi senior Jabar yang juga dikenal sebagai pendiri Angkatan Muda Siliwangi (AMS).

Di tempat yang sama, Adang menyampaikan hal serupa. “Pertemuan ini mencari tokoh muda Sunda yang bisa membangun bangsa dan negara. Kita bicara dalam konteks membangun Republik Indonesia,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

 

Ditegaskan, jumlah warga Sunda secara demografi menempati urutan kedua setelah etnis Jawa. Karenanya, kata Adang, tidak berlebihan bila puncak kepemimpinan nasional mendatang ditempati tokoh terbaik Jabar. “Ini bukan sukuisme. Kita ingin mendorong putra terbaik daerah ini tampil mewujudkan kesejahteraan bangsa,” tegasnya.

 

Adang menambahkan, sejumlah tokoh potensial Jabar sempat dikaji. Hasil akhirnya, Heryawan didudukkan sebagai sosok terbaik alias paling mumpuni. “Dari sekian banyak tokoh, hasil pertemuan tadi mengerucut ke Pak Aher, yang dinilai berhasil memimpin Jawa Barat. Kepemimpinannya cukup menonjol,” ulas Adang lagi.

 

Ditanya apakah para tokoh dan sesepuh Jabar akan menemui Dewan Syuro PKS yang berhak memutuskan calon presiden (capres), ia menyatakan, sejauh ini belum ada rencana. Alasannya, soal penentuan capres oleh Dewan Syuro merupakan masalah internal partai.

 

Ahmad Heryawan bersama Presiden PKS Anis Matta dan anggota DPR Hidayat Nur Wahid menjadi kandidat terkuat capres PKS.

 

Walaupun begitu, tegas Adang, PKS tentu akan melihat realitas di masyarakat dalam memutuskan capresnya, bila nantinya partai ini memenuhi syarat mencalonkan sendiri “jagonya”.

 

Atas kondisi dimaksud, sela Adang, setelah berbagai komponen mendorong Aher maju ke pentas Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2014, maka yang bersangkutan perlu memperhatikan setidaknya tiga persoalan.

Heryawan, lanjut Adang, perlu terus mengembangkan kapabilitas dan karakter pribadinya.

 

“Pak Rektor Unpad tadi meminta agar Pak Aher terus menjaga idealismenya. Kalau Allah SWT menghendaki Pak Aher nantinya memimpin bangsa, sebagai presiden atau wakil presiden misalnya, dia benar-benar membawa kesejahteraan,” tutur Adang.

 

Lalu, masih Adang menjelaskan, Aher juga wajib terus memperkuat sinerginya dengan berbagai komponen bangsa. Selanjutnya, kata Adang, Heryawan dituntut untuk menggulirkan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat secara nasional.

 

Terhadap pemikiran dan aspirasi para tokoh dan sesepuh Jabar, Aher memilih tidak berkomentar banyak. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.