Home » Bandung Raya » Pelaku Penusuk Kapolsek Akui Salah Sasaran

Pelaku Penusuk Kapolsek Akui Salah Sasaran

penusukanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Enam tersangka kasus penganiayaan kepada Kepala Kepolisian Sektor Astana Anyar Komisaris Sutorih, mengaku tidak tahu bahwa yang dibacoknya adalah seorang kapolsek.

Menurut Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Bandung Komisaris Indra Gunawan, para tersangka salah sasaran. Awalnya, lanjutnya, mereka menduga Sutorih merupakan pihak keamanan yang menangkap salah satu teman mereka.

“Pak Kapolsek dikira pihak security yang mengamankan teman mereka akibat kasus penjambretan, karena waktu datang bersama security. Ditambah, saat datang Kapolsek menggunakan pakaian preman,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Senin (6/1/2014).

Pada saat kejadian, tutur Indra, keempat tersangka yang berada di lokasi kejadian sempat diperingatkan dengan identitas Komisaris Sutorih. Saat terjadi aksi adu mulut dan dorong-dorongan, tiba-tiba tersangka Ikar membacok sang kapolsek.

“Saat Kapolsek akan mengeluarkan senjata, para tersangka baru percaya bahwa yang mereka aniaya adalah Kapolsek dan langsung melarikan diri sekitar dua jam sebelum ditangkap,” paparnya.

Ditambahkan Indra, empat orang tersangka, yakni Ikar alias Haikan (21), Anggara Jayaningrat alias Sanif (22), Irfan (20), dan Ade Ogi (21) terancam dikenakan tuntutan hukum berlapis mulai dari penganiaayan, pengeroyokan, melawan aparat, hingga percobaan penjambretan. Untuk kasus penganiaayan dan pengeroyokan, keenam pelaku dikenakan Pasal 170 dan 351 KUHP.

“Karena saat itu korban adalah seorang pejabat kepolisian yang sedang menjalankan tugasnya secara sah, maka pelaku juga kita kenakan Pasal 212 dan 214 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun enam bulan penjara,” ungkap Indra.

Sementara, dua tersangka lainnya, yakni Evi Rudianto (27) dan Ali Apriansyah (33) dikenakan pasal tambahan, yaitu Pasal 53 KUHP mengenai percobaan melakukan tindak pidana. “Sampai saat ini penyelidikan masih dilakukan dan kita telah memeriksa enam orang saksi atas kasus ini,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, pada Minggu (5/1/2014) sekira pukul 03.45, di depan Circle K, Jalan Jenderal Sudirman No. 281 Kota Bandung, Kapolsek Astana Anyar Komisaris Sutorih, dibacok orang tidak dikenal. Akibat kejadian tersebut, kepala Sutorih harus dijahit sebanyak 5 jahitan.  (VIL)

Komentar

komentar