Home » Headline » Puluhan Warga Geruduk Kejari Cianjur

Puluhan Warga Geruduk Kejari Cianjur

Warga di Kejari CianjurJABARTODAY.COM(CIANJUR) – Puluhan warga Kampung Geduk, Desa Palasari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur di Jalan Dr Muwardi (By Pass), Selasa (28/5/2013). Mereka mendesak kejari membebaskan tiga warga yang ditahan.

Tiga warga yang ditahan kejari adalah Tatang(37), Suherlan(35), dan Herman(30). Mereka diduga, melakukan perusakan pos di sekitar kawasan galian C di Kampung Geduk belum lama ini.

Pantauan di kantor Kejari Cianjur, puluhan warga yang didominasi ibu-ibu dan anak- anak tersebut datang sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka mendesak pihak kejaksaan membebaskan ketiga warga yang ditahan karena tidak terbukti apa yang dituduhkan.

Sadili(60) mengatakan, tudingan perusakan dan pembakaran pos di sekitar lokasi galian C yang dialamatkan pada tiga rekannya tidak mendasar. Kenyataannya pos tersebut tidak mengalami kerusakan apa-apa. “Itu tidak benar, pos tidak mengalami kerusakan apa-apa. Tiga orang warga hanya membakar bilik dan sedikit asbes, bukan membakar pos,” teriak Sadili dalam orasinya.

Dia dan warga lainnya menduga, penangkapan tiga warga tersebut buntut aksi penolakan warga terhadap aktivitas galian C bermodus cut and fill di kampungnya. Bahkan, warga sempat melakukan aksi penolakan keberadaan aktivitas galian C dengan melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP), agar aktivitas galian C bermodus cut and fill di sekitar kawasan permukiman, ditutup.

“Kami menilai itu (galian, red) mengganggu dan merusak lingkungan. Mungkin ada yang melaporkan, sehingga warga kami ditangkap,” tandasnya.

Aktivitas galian di wilayah itu sambung Aas(42) warga lainnya, sudah berlangsung hampir dua tahun. Selama ini tidak ada perhatian dari pemerintah untuk menertibkannya. Jumlah penduduk di Kampung Tegallega di dua RT tercatat hampir 300 kepala keluarga (KK).

Belum ada keterangan resmi dari pihak kejari terkait tiga orang warga Kampung Geduk yang dijadikan tersangka perusakan pos tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan masih berlangsung. (Rommy Roosyana)

Komentar

komentar