Home » Ekonomi » BNP Naikkan Alokasi Kredit Mikro

BNP Naikkan Alokasi Kredit Mikro

BNPJABARTODAY.COM – BANDUNG

Bagi dunia perbankan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM merupakan pasar potensial. Karenanya, PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. membidik sektor tersebut.

“Kami tidak hanya menjadikan UMKM sebagai pasar potensial. Kami pun ingin mendorong para pelaKu UMKM supaya lebih berkembang,” ujar Budi T Halim, Direktur Bisnis PT BNP Tbk., pada sela-sela Temu Sahabat Mikro BNP di Hotel Golden Flower, Kamis (19/12) malam.

Budi menjelaskan, alasan pihaknya menyasar para pelaku UMKM. Alasannya, sektor UMKM adalah yang paling tahan krisis. “Mau rupiah melemah atau kondisi makro lainnya, UMKM mampu bertahan,” tuturnya.

Melihat kondisi itu, Budi mencetuskan, Bank BNP tetap fokus pada sektor itu. Salah satu buktinya, ungkap dia, pada 2014, alokasi kredit mikro siap ditingkatkan. “Hingga November, total kredit mencapai Rp 6,8 triliun. Proyeksi kami hingga akhir tahun ini mencapai Rp 6,9 triliun. Tahun depan, kami proyeksikan tumbuh 12 persen atau menjadi sekitar Rp 7,2 triliun,” terang Budi.

Khusus UMKM, lanjutnya, penyaluran kreditnya sudah mencapai target, yaitu Rp 550 miliar.Pencapaian itu melampaui realisasi kredit UMKM tahun lalu senilai Rp 400 miliar.

Mengenai sektor UMKM yang tertinggi penyerapan kreditnya,  seperti diutarakan Budi, adalah sektor perdagangan. Persentasenya sekitar 70%. Sisanya, sambung Budi, sektor lain, seperti jasa, makanan, minuman, dan sebagainya.

Adanya keinginan untuk mendorong UMKM lebih berkembang sekaligus meningkatkan kinerja, Budi menyatakan, tahun depan, pihaknya menambah alokasi pembiayaan kredit UMKM. “Proyeksinya senilai Rp 650 miliar,” tegasnya.

Agar proyeksi itu tercapai, Budi mengungkap, pada 2014, pihaknya bersiap menambah jaringan. Rencananya, akan dioperasikannya kantor fungsional khusus UMKM. Lokasinya di 3 titik, yakni Purwokerto, Singaraja (Solo), dan Singaraja (Bali). (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.