Home » Ekonomi » Pertumbuhan Bank Syariah Semakin Tinggi

Pertumbuhan Bank Syariah Semakin Tinggi

Lembaga keuangan saat ini sedang membutuhkan tenaga kerja cukup banyak. (ISTIMEWA)

Perbankan syariah saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. (ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Perbankan syariah saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi, karena memiliki kekuatan tersendiri dibandingkan bank konvensional atau yang tidak berbasis syariah. Dan faktor itu telah terlihat jelas di tengah masyarakat Indonesia sekarang ini.

“Kekuatan syariah itu sudah jelas kita hadir di tengah masyarakat, bukan masyarakat Islam, tapi beriman. Masyarakat senang kalau segala sesuatunya itu halal. Karena pengalaman saya bertemu dengan dewan gereja dan pemuka agama lainnya, menunjukkan apa yang ada dalam kitab sucinya, mereka tertarik untuk ke bank syariah, apalagi yang muslim,” terang Direktur Utama Bank Jabar-Banten Syariah, A. Riawan Amin, usai launching Layanan Maslahah bank bjb syariah di Hotel Hilton, Rabu (23/10).

Namun, Riawan tidak berani meramalkan pertumbuhan perbankan syariah ke depannya, karena dirinya bukanlah ketua asosiasi perbankan ataupun regulator. Ia memandang, belum diliriknya bank berbasiskan hukum Islam tersebut, karena masih mengandalkan sesuatu yang bersifat praktis. “Sebagai contoh ada 30 ribu jaringan perbankan di Indonesia, syariah baru 2000, jadi agak susah juga dicarinya dibandingkan cabang bank konvensional. Jalan keluarnya gampang, seperti melalui mobile banking ini,” ujar Riawan.

Maka itu, bjb syariah masuk ke dalam industri mobile banking untuk memperluas akses masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, khususnya syariah. Apalagi, sambungnya, syariah unggul bukan karena halalnya saja, tapi banyak poin lainnya.

Saat disinggung soal pendapatan bank yang berdiri sejak 2010 tersebut, Riawan mengaku, tidak mengingat secara detail angkanya. Hanya saja, selama 3 tahun meramaikan dunia perbankan, bjb syariah mencatat pertumbuhan sebesar 300%. Ia menyatakan, bukan penghasilan yang dituju pihaknya. “Kita harus memperkenalkan diri dulu ke masyarakat. Dan yang penting pengeluaran kita pengeluaran produktif,” tandasnya. (VIL) 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.