Home » Ekonomi » Harga Sapi Melonjak Tinggi

Harga Sapi Melonjak Tinggi

istimewa

istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Menjelang momen Idul Adha tahun ini, publik yang ingin merayakan hari besar tersebut, harus merogoh kocek lebih dalam. Hal itu dikarenakan, hewan kurban, khususnya sapi, mengalami lonjakan harga.

“Benar. Harga jual sapi untuk kurban naik. Persentase kenaikannya sekitar 10-15 persen. Secara nominal, kenaikannya Rp 2,5 hingga 3 juta per ekor,” ujar Sekretaris Peternak Sapi Kerbau Indonesia, Robi Agustiar, di Bandung, Selasa (24/9).

Robi menyebut, saat ini harga jual sapi untuk keperluan Idul Adha sekitar Rp 14,5 juta/ekor. Harga itu, lebih mahal Rp 2,5 juta, jika perbandingannya dengan penjualan pada kondisi normal.

Dijelaskan, kenaikan harga itu karena adanya peningkatan pada level peternak. Kini, harga jual sapi hidup pada tingkat peternak sekitar Rp 40-43 ribu/kg. Penjualan pada tingkat konsumen berada di harga Rp 45-47 ribu/kg. “Selisih harga tersebut tidak lain untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan distribusi. Selain itu, juga sebagai biaya perawatan,” terangnya.

Robi mengungkapkan, sejak beberapa pekan terakhir, harga sapi untuk kebutuhan kurban terus naik. Bahkan, ia memperkirakan, hingga Idul Adha, harga jual sapi terus meningkat. Kendati memprediksi terus naik, Robi mengaku belum dapat memastikan berapa kenaikannya. “Bila mengacu pada hukum ekonomi, jika terjadi kenaikan permintaan, harga jual pun berpotensi turut meningkat,” tukasnya.

Peternak dan penjual sapi kurban, Denay Lesmana, tidak membantah bahwa harga jual hewan untuk kebutuhan Idul Adha itu memang meninggi. Tahun lalu, jelasnya, harga jual sapi kurban sekitar Rp 10,5 juta/ekor. “Saat ini, harga jualnya bervariasi, bergantung bobot sapi hidup. Rata-rata sekitar 14,5 juta sampai 15 juta rupiah per ekor,” imbuh Denay. (VIL)

Komentar

komentar