Home » Ekonomi » BBM Naik, Pengecer Bensin di Cianjur Bangkrut

BBM Naik, Pengecer Bensin di Cianjur Bangkrut

bbmJABARTODAY.COM – CIANJUR

Pasca dinaikkannya harga bahan bakar minyak bersubsidi, sejumlah padagang eceran di Kecamatan Sindangbarang dan Cibinong banyak yang gulung tikar. Pasalnya, para penjual BBM jenis solar dan premium ini mengaku kesulitan untuk mendapatkan BBM sejak beberapa hari sebelum keputusan pemerintah.

Seperti halnya Asikin (39), salah seorang penjual bensin eceran di Jalan Raya Sindangbarang, mengaku sudah menutup dagangannya sejak 3 hari sebelum diumumkannya kenaikan BBM, lantaran ia tidak lagi mendapatkan bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dikarenakan kehabisan stok.

“Apalagi sekarang, pedagang eceran tidak lagi dikasih untuk pembelian bensin sejak kenaikan BBM,” tuturnya, saat ditemui, Senin (24/6).

Para penjual BBM jenis solar dan premium ini, berharap agar pemerintah segera mencari solusi sehingga mereka dapat membuka usahanya kembali. “Padahal di sini banyak sekali yang membutuhkan bensin di pengecer, soalnya dari sini ke SPBU sangat jauh jarak tempuhnya. Tapi sekarang untuk mendapatkan bensin sangat sulit sekali,” tegas dia.

Hal senada dikeluhkan Lukman (31), pedagang bensin eceran di Jalan Raya Cibinong. Namun, ia masih beruntung dari Asikin, dikarenakan masih bisa mendapatkan bensin, meskipun jatahnya dibatasi pihak SPBU.

“Saya masih jualan, tapi sedikit. Soalnya pembelian untuk para pengecer sudah dibatasi tiga hari yang lalu sebelum pengumuman kenaikan BBM,” imbuh Lukman.

Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Cianjur, Azis Sudradjat Anas, belum lama ini menyebutkan, terjadinya kelangkaan di wilayah Cianjur Selatan kerap terjadi lantaran adanya keterlambatan pasokan dari Pertamina ke SPBU.

“Selasa dan Sabtu biasanya ada keterlambatan pasokan. Sebab, pihak SPBU biasanya pada hari Jumat dan Senin dalam penebusan BBM tersebut,” tandasnya. (AVD)

Komentar

komentar