
“Kampung KB adalah program pusat, di mana itu merupakan kampung yang dinilai kumuh, dengan peserta KB paling sedikit,” ujar Kepala BPPKB Kota Bandung Entin Kartini, di Balai Kota Bandung, Jumat (9/9).
Sebagai pilot project, Kelurahan Situsaeur bakal dijadikan Kampung KB. Penetapan tempat itu berdasarkan keputusan walikota dengan persetujuan BKKBN.
Dengan program ini, perhatian dapat lebih ditingkatkan terhadap kampung yang tingkat partisipasinya rendah. Tak hanya itu, sejumlah program KB juga mudah disosialisasikan, sehingga kawasan kumuh jadi lebih layak untuk ditinggali. “Di Kota Bandung, pemilihan Kampung KB diikuti pembangunan infrastruktur di bidang sosial budaya dan ekonomi,” ucap Entin.
Di Kota Bandung, pengguna KB di kalangan pria sudah mulai banyak. Dalam sekali sosialisasi, selalu ada saja pria yang mendaftar untuk mengikuti program tersebut.
“Alhamdulillah kaum pria sudah lebih sadar KB,” tandas mantan Sekretaris DPRD Kota Bandung itu.
KB khusus untuk pria dikenal dengan istilah Medical Operational Pria (MOP), atau yang lebih dikenal dengan vasektomi. Sementara untuk wanita Medical Operational Wanita (MOW). (dva)