JABARTODAY.COM – BANDUNG
“Tentu itu semua juga berkat dukungan yang kuat serta perhatian luar biasa dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Bantuan keuangan tahun 2012 ini yang diberikan kepada sejumlah Kabupaten/Kota mengakselerasi penerapan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE) di daerah. Bantuan itu dipergunakan untuk pengadaan perangkat keras dan infrastruktur. Sehingga tidak berlebihan bila beliau kita sebut sebagai Bapak e-proc di Jawa Barat,” tegas Ika di Kantor Balai LPSE, Bandung, Selasa (10/7) pagi.
Lebih lanjut Ika menyatakan status SPSE masing-masing daerah memang berbeda. Dari seluruh Kabupaten/Kota, ada 14 Kabupaten/Kota telah menggunakan website LPSE sendiri. Selanjutnya 10 daerah masih menggunakan LPSE Provinsi Jawa Barat. Itu artinya 24 Kabupaten/Kota telah menggunakan aplikasi yang sama yaitu SPSE-Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sedangkan Kota Bandung dan Kabupaten Bogor sudah menerapkan e-proc dengan menggunakan aplikasi yang dulu dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya.
“Sehingga jika migrasi tersebut dilakukan, maka seluruh daerah di Jawa Barat akan menjadi pasar pengadaan yang besar dan terintegrasi pada satu pasar pengadaan Nasional,” ungkapnya (FZF)