
JABARTODAY.COM, BANDUNG – – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung memasuki babak baru kepemimpinan dengan pelantikan Rektor untuk periode 2026-2030. Acara pelantikan yang digelar di Grand Asrilia Hotel Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Senin (19/1/2026), berlangsung dalam suasana khidmat sebagai penanda kesinambungan kepemimpinan sekaligus penguatan arah strategis pengembangan institusi sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.
Momentum pelantikan ini menjadi titik penting bagi UNISA Bandung untuk menegaskan kembali komitmen menjadi perguruan tinggi yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
Dalam acara tersebut, Rektor UNISA Bandung periode 2021-2025, Tia Setiawati, S.Kp., M.Kep., Ns., Sp.Kep.An, menyampaikan refleksi akhir masa jabatannya dengan menekankan pentingnya kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Tia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap sinergi yang terjalin antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi fondasi kemajuan UNISA Bandung selama kepemimpinannya.
“Saya hanya sebagai konduktor dalam simponi besar yang dimainkan dengan baik oleh bapak dan ibu semua sivitas akademika UNISA Bandung,” tuturnya dalam keterangan tertulis.
Rektor terpilih untuk periode 2026-2030, Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS. Biomed, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan yang akan dijalankan tidak hanya fokus pada keberlanjutan, tetapi juga pada akselerasi dalam penguatan mutu akademik, riset, serta kontribusi sosial yang berbasis nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
“Kami berkomitmen untuk mendorong UNISA Bandung menjadi institusi yang adaptif terhadap tantangan global melalui penguatan tata kelola yang profesional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan jejaring nasional dan internasional,” katanya.
Pernyataan tersebut mencerminkan visi strategis untuk membawa UNISA Bandung tidak sekadar bertahan di tengah persaingan, melainkan menjadi institusi yang proaktif dan inovatif dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi global.
Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Gina Indriani, S.Si., M.T, yang hadir mewakili Kepala LLDIKTI dalam sambutannya menekankan bahwa perguruan tinggi saat ini dituntut untuk melampaui standar minimal yang telah ditetapkan. Di tengah berbagai tantangan global, UNISA Bandung perlu terus meningkatkan daya saing agar mampu berkompetisi di tingkat internasional.
“Perguruan tinggi tidak cukup hanya memenuhi standar, tetapi harus melampauinya. Dengan tantangan yang semakin kompleks, UNISA Bandung diharapkan mampu bersaing di kancah global melalui peningkatan mutu pendidikan, riset, dan inovasi,” ujarnya.
Pandangan ini menggarisbawahi ekspektasi tinggi terhadap institusi pendidikan tinggi untuk tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes, turut menyampaikan apresiasi kepada Rektor periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Beliau juga mengucapkan selamat kepada Rektor baru dan berharap UNISA Bandung dapat bergerak lebih cepat dalam mewujudkan cita-cita menjadi universitas yang unggul.
Menurut Salmah Orbayinah, transformasi kepemimpinan tidak sekadar dimaknai sebagai pergantian figur rektor, melainkan sebagai pengukuhan komitmen bersama untuk melanjutkan estafet kepemimpinan secara berkesinambungan dengan semangat pembaruan.
“Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum akselerasi, bukan sekadar melanjutkan, tetapi memperkuat arah UNISA Bandung menuju universitas unggul yang berdaya saing global,” ungkapnya.
Pelantikan ini juga menjadi kesempatan bagi UNISA Bandung untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian yang telah diraih serta merancang strategi baru yang lebih adaptif terhadap perubahan lanskap pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai perguruan tinggi yang berakar pada nilai-nilai Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, UNISA Bandung memiliki tanggung jawab ganda: menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik sekaligus memiliki karakter dan integritas yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Prof. Dr. Sitti Syabariyah, UNISA Bandung diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa.
Komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola institusional, serta memperluas jejaring kerja sama menjadi indikator konkret dari keseriusan UNISA Bandung dalam mewujudkan visi besarnya.
Ke depan, sivitas akademika UNISA Bandung diharapkan dapat bersinergi secara solid mendukung program-program strategis yang akan dijalankan oleh kepemimpinan baru demi tercapainya cita-cita menjadi universitas yang unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.[ ]