Pilgub Jabar, Emil Enggak Mau Ge-er

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberi keterangan pada jurnalis usai rapat paripurna, di Gedung Parlemen, Senin (6/3). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan, jika dirinya tidak pernah melakukan deklarasi apapun terkait pemilihan Gubernur Jawa Barat. Saat ini dirinya masih fokus bekerja untuk Kota Bandung hingga masa pemerintahannya selesai.

Meskipun dirinya kerap menghadiri sejumlah undangan silaturahmi dari berbagai partai politik, pria jebolan Institut Teknologi Bandung dan University of California itu mengatakan belum merapat ke partai manapun. Dia pun tetap membuka komunikasi dengan pihak manapun.

“Saya nggak mau ge-er (gede rasa), seolah-olah banyak yang mendekati. Tapi kan tidak ada hitam putihnya. Nanti geer terus baper (bawa perasaan),” ujar pria yang akrab disapa Emil ini, usai rapat paripurna DPRD Kota Bandung terkait pembentukan panitia khusus 1,2 dan 3, di Gedung Parlemen, Senin (6/3).

Emil mengaku, saat ini banyak dihujani pertanyaan tentang keputusan politiknya. Banyak yang memperkirakan dirinya akan menjadi salah satu calon Gubernur Jawa Barat. Namun dia masih pada posisi mempertimbangkan dan menunggu keputusan dari berbagai situasi.

“Saya tahu diri, makanya saya disebut iya itu kalau sudah ada dukungan hitam putih. Selama belum ada, saya hanya bilang 50:50,” tutur dia.

Hanya saja, dirinya tidak menutup kemungkinan adanya dukungan dari pihak tertentu yang menurutnya baik. Dukungan dari keluarga pun mengatakan agar dirinya tetap bisa menebarkan manfaat dan kebaikan. “Saya mah mengharapkan, walaupun iya, mendapat dukungan dari mana saja. Lebih baik mendapat banyak dukungan daripada nggak dapat dukungan,” tutur Emil.

Di kesempatan sama, Emil menyatakan, saat ini dirinya tidak sedang bergabung dengan partai manapun. Apapun partainya, dia akan tetap bekerja sebagaimana yang dilakukan saat ini. “Saya mah nggak punya partai. Saya mah partainya akal sehat, melayani rakyat. Jadi mau warna apa aja sebenarnya nggak usah khawatir,” katanya.

Emil memilih untuk tetap tidak masuk ke partai. “Saya sebaiknya tetap begini, tidak masuk parpol dulu. Nanti sesuai kebutuhan,” pungkas Emil. (koe)

Related posts