Jika Tidak Mendesak, KDM Imbau Bupati dan Wali Kota Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

KDM
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ( foto: radar tasik)

JABARTODAY.COM, BANDUNG – – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta para bupati dan wali kota untuk sementara tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri jika bukan untuk kepentingan mendesak.

Dedi menegaskan, dirinya tidak melarang kepala daerah bepergian ke luar negeri sepanjang ada izin dan benar-benar mendesak.

“Selama ini mereka selalu minta izin ke saya. Contohnya Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, kemarin izin menjenguk ibunya di Singapura. Itu saya perbolehkan, karena memang alasan keluarga,” kata Dedi di Bandung, dikutip dari pikiran rakyat, Selasa (16/9/2025).

Saat ditanya soal rencana Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang disebut akan berangkat ke Australia dan Italia, Dedi mengaku belum menerima surat permohonan resmi terkait keberangkatan tersebut.

Namun, ia menyarankan agar rencana itu ditunda jika tidak benar-benar darurat, apalagi kondisi saat ini masih menuntut efisiensi.

Berita Terkait

“Sampai hari ini saya belum menerima surat permohonannya. Tapi kalau tidak urgen, sebaiknya jangan ke luar negeri dulu. Kalau bicara soal urgen, menurut saya posisi gubernur malah lebih urgen,” ujarnya.

Baca Juga: Gaji dan Tunjangan Gubernur-Wagub Jabar Disorot, Pemprov Jabar Perlu Ikuti Semangat Efisiensi Anggaran Prabowo

Dedi mengingatkan agar para kepala daerah lebih fokus mengurus kebutuhan dasar masyarakat yang masih banyak pekerjaan rumah.

“Masalah sampah saja belum tertangani dengan baik, jalan juga masih banyak yang rusak. Itu seharusnya jadi prioritas. Jadi saya ajak semua kepala daerah, fokus saja benahi wilayahnya masing-masing,” tegasnya.[ ]

Related posts