Nasdem Serahkan Putusan pada DPP

Ketua Bapilu DPD Partai Nasdem Kota Bandung Uung Tanuwijadja (kiri) bersama bakal calon walikota Bandung Ricky Subagja. (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG DPD Partai Nasional Demokrat Kota Bandung, Sabtu (12/8) silam, mendeklarasikan enam nama bakal calon walikota Bandung, salah satunya, Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, yang digadang-gadang bakal mampu bersaing dalam kontestasi pada pemilihan kepala daerah serentak 2018 mendatang.

Deklarasi tersebut dihadiri unsur DPW Partai Nasdem Jawa Barat dan Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung Herry Mei Oloan, serta pengurus dan kader NasDem Kota Bandung.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai NasDem Kota Bandung Uung Tanuwijadja, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (18/8), mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan tokoh yang mempunyai niat baik membesarkan partai untuk mencalonkan walikota. “Jika ada orang memiliki niat baik, itulah yang akan kami dahulukan. Kami tidak ada mahar politik, di Nasdem tidak dipungut biaya,” kata Uung.

Uung mengaku, di tengah turunnya kepercayaan publik terhadap partai, susah mencari figur balon walikota yang potensial. Untuk itu, survei menjadi salah satu mekanisme dalam menempatkan balon guna kompromi politik dalam berkoalisi. Saat ini, Nasdem memiliki empat kursi. Jika persyaratan pencalonan harus memiliki 10 kursi di DPRD, maka Nasdem harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon walikota. “Kita harus bekerja sama dengan partai lain, tidak bisa jalan sendiri,” sahut Uung.

Dia mengatakan, Nasdem sudah mendeklarasikan balon walikota Bandung dan dinyatakan lolos seleksi pendaftaran adalah Yossi Irianto, Rizky Mediantoro, Priana Wirasaputra, Fiki Satari, Ricky Subagja, dan Arfi Rafnialdi, yang sewaktu deklarasi tidak hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

Kendati demikian, meskipun sudah memutuskan nama balon, tapi pihaknya masih terbuka kompromi dalam memutuskan calon walikota maupun wakil walikota. “Kita membuka pendaftaran balon secara resmi, tapi yang menentukan di DPP dengan kriteria utama adalah elektabilitas dan popularitasnya terbaik,” kata Uung.

Sementara itu, Uung mengaku, yang diusung Partai Nasdem untuk menjadi bakal calon Wali Kota Bandung pada Pilkada serentak 2018 mendatang. Tujuan utama pencalonannya untuk mengabdikan diri pada masyarakat Kota Bandung, dengan kemampuan yang dimiliki. “Saya ingin balon walikota membawa perubahan bagi Kota Bandung,” pungkas Uung yang juga anggota DPRD Kota Bandung ini. (edi)

Related posts