
JABARTODAY.COM – BOGOR Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Setia Untung Arimuladi memberikan garansi kepada pelaksana proyek, bila ada anggotanya yang menyalahgunakan wewenang, akan diberikan tindakan tegas.
“Apabila ada oknum kejaksaan atau anggota saya yang “bermain”, atau menyalahgunakan kewenangannya, silahkan laporkan. Saya akan tindak dengan tegas, karena Kejaksaan Tinggi Jawa Barat zero toleransi terhadap oknum-oknum nakal,” tegas Untung, dalam acara Konsultasi dan Bimbingan Hukum dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Informasi, yang diselenggarakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Selasa (20/12).
Untung memaparkan, pihaknya memiliki Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), yang terbentuk karena rendahnya penyerapan anggaran, serta sering terjadi kriminalisasi oleh oknum penegak hukum yang tidak bertanggung jawab. “Kami siap membantu mensukseskan pembangunan, sesuai program Nawacita dari sisi penegakan hukum,” tukas dia.
Untung pun mengingatkan, bila pelaksana proyek ingin melakukan pendampingan hukum, jangan saat kegiatan berjalan, apalagi menjelang berakhirnya proses pekerjaan. “Tetapi, harus dari awal tahap perencanaan agar tim TP4D dapat bekerja secara maksimal. Maka dari itu, sinergisitas sangatlah penting,” ujar mantan Kepala Kejati Riau tersebut.
Saat ini, dipaparkan Untung, sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi mengenai korupsi melalui program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum dan Jaksa Masuk Sekolah. Dengan kegiatan semacam ini, diharap dapat membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan hukum yang terjadi di lapangan. “Silahkan inventarisir masalah yang terjadi, mari kita duduk bersama kita cari solusinya. Tapi, manakala berkaitan dengan adanya perbuatan melawan hukum dan diindikasikan merugikan keuangan negara, kejaksaan akan bertindak sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Untung.
Untung berharap, pengerjaan proyek di tahun 2017 dapat berjalan lancar, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh rakyat, serta terhindar dari persoalan hukum. (vil)