Transaksi e-Commerce Capai Rp 100 Triliun

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Ternyata, kehadiran teknologi informasi seperti internet, yaitu jaringan online, memiliki efek positif pada roda ekonomi. Pasalnya, online dapat bermanfaat sebagai sarana untuk memperluas jaringan pasar dan promosi. Selain itu, pemanfaatan online dapat lebih efektif dan efisien.

Menurut Dosen E-Commerce Fakultas ekonomi Bisnis Telekom University (Tel-U), EB, Adhi Prasetio, mengungkapkan, berdasarkan data 2013, secara persentase, di Indonesia, penetrasi pembelian via online memang masih rendah. Angkanya 9,5 persen. Sedangkan pengguna internet di Indonesia hingga 2013, mencapai 71 juta pengguna.

Meski persentasenya masih rendah, faktanya, nilai transaksi melalui jaringan dan sistem online di Indonesia tergolong fantastis. Data 2013 menunjukkan, ungkap Adhi, nilai transaksi e-commerce, perkiraannya menembus ratusan triliun. “Yaitu, sekitar Rp 100 triliun per tahun,” sebut dia.

Dia berpendapat, hal itu menunjukkan, di Indonesia, pemanfaatan e-commerce mengalami perkembangan. Bahkan, tegas dia, pertumbuhannya di Indonesia termasuk yang paling tinggi jika perbandingannya dengan negara lain. Kondisi ini, sahut dia, merupakan sebuah peluang besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Caranya, ucap dia, memaksimalkan sistem online.

Dia berpandangat, setidaknya, ada beberapa jurus bagi para pelaku UMKM untuk mengoptimalkan internet dalam proses jual beli online. “Yakni, riset, membuat website, promosi, dan melakukan optimasi,” katanya. (ADR)

Related posts