
“Berdasarkan data sejumlah kementerian, hingga Maret 2015, jumlah pelaku UMKM di Indonesia sebanyak 42 juta orang. Kami kira, angka 1,65 persen bukan angka ideal. Jumlah wirausaha di Singapura sebanyak 5-7 persen jumlah penduduknya. Malaysia 5 persen. Lalu, Thailand sebanyak 3 persen. Jepang dan Cina, masing-masing 10 persen total penduduknya,” tandas CEO Regional Bank Mandiri Wilayah VI Jawa Barata, Imam Gunawan.
Melihat kondisi itu, Imam menegaskan, agar lebih berdaya saing, terlebih tahun ini, bergulir agenda kerjasama ekonomi negara-negara ASEAN atau ASEAN Economic Community (AEC), perlu berbagai upaya untuk terus meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM. Ironisnya, kata dia, Indonesia memiliki berbagai penunjang bertumbuhnya UMKM, yaitu sumber daya manusia (SDM). “Singapura tidak punya sumber daya meski mereka punya kapasitas. Lain halnya dengan Indonesia. Negara ini kaya sumber daya, termasuk SDM. Ini yang harus kita gali dan kelola bersama-sama,” paparnya. (ADR)