
PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb menilai dan merespon kebijakan BI itu sebagai hal positif. “Kami kira, itu kebijakan yang positif dan dapat menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi, khususnya, di Jabar-Banten,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, usai Analyst Meeting Triwulan I 2016 di Hotel Mandarin Jakarta, Kamis (28/4).
Tentunya, tegas Ahmaf Irfan, sebagai lembaga perbankan pelaksana, pihaknya siap mengikuti dan menaati apa yang sudah menjadi putusan BI. Pihaknya, seru dia, segera melakukan penyesuaian suku bunga, baik kredit maupun pendanaan.
“Kami memiliki rencana untuk menurunkan suku bunga hingga single digit. Kami kira, kebijakan BI itu sejalan dengan kami sehingga perbankan di tanah air dapat lebih berdaya saing. Ini pun dapat menjafi persiapan perbankan lokal karena pada 2020, AEC (ASEAN economic Community) bergerak pada sektor jasa keuangan, termasuk perbankan,” tutupnya. (ADR)