Pertumbuhan Industri Jabar Melemah

TPTJABARTODAY.COM – BANDUNG

Kinerja kurang positif dialami dunia industri Jabar pada triwulan III tahun ini. Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat, industri manufaktur tatar Pasundan tumbuh lebih lambat daripada triwulan II.

Data BPS Jabar menunjukkan, produksi manufaktur skala besar dan sedang turun 1,61 persen, Angka tersebut di bawah angka nasional, yang justru bertumbuh 2,45 persen.

“Perlambatan pertumbuhan industri di Jabar, juga dialami skala mikro dan kecil. Industri Mikro dan Kecil (IMK) Jabar turun 5 persen,” ungkap Ruslan, Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Jabar di Kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustopha Bandung, belum lama ini.

Ruslan memperkirakan, kondisi perindustrian di Jabar berpotensi kembali melemah. Hal itu, jelasnya, dapat terjadi seandainya, pemerintah positif merealisasiken kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM). “Naiknya harga jual BBM berpengaruh pada produksi industri, baik skala besar, menengah, kecil, maupun mikro. Pengaruh itu berkaitan dengan biaya operasional, satu di antaranya, pendistribusian dan logistik,” tutupnya. (ADR)

Related posts