
JABARTODAY.COM, BANDUNG – – Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Rima Melati, kembali mengharumkan nama kampus dengan berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Essay Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Wadah Karya di bawah naungan PT Cahaya Generasi Prestasi Indonesia. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring dengan periode pendaftaran 26 Maret hingga 7 April 2026, serta pengumuman pemenang pada 8 April 2026.
Keikutsertaan Rima dalam ajang ini berangkat dari keinginannya untuk mengembangkan kemampuan menulis ilmiah sekaligus menuangkan gagasan terkait isu kesehatan. Ia juga terdorong untuk mencoba tantangan baru di tingkat nasional setelah sebelumnya aktif di bidang public speaking.
“Saya ingin mengembangkan kemampuan menulis ilmiah sekaligus menuangkan gagasan terkait isu-isu kesehatan, serta mencoba keluar dari zona nyaman dengan mengikuti kompetisi di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Dalam essay yang ditulisnya, Rima mengangkat isu tentang pentingnya generasi perawat yang mampu bertahan, berkembang, dan tetap bermakna di tengah kompleksitas dunia kesehatan. Ia menyoroti fenomena burnout yang banyak dialami tenaga kesehatan, khususnya perawat, sebagai latar belakang pemilihan tema.
Menurutnya, perawat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi klinis, tetapi juga perlu memiliki kesejahteraan psikologis agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Hal ini menjadi poin penting yang ia tuangkan dalam karya tulisnya.
Proses penyusunan essay dilakukan dengan cukup singkat, bahkan hanya satu hari sebelum batas akhir pengumpulan. Meski demikian, Rima tetap melalui tahapan pencarian referensi ilmiah, penyusunan kerangka tulisan, hingga pengembangan ide yang mengaitkan teori dengan fenomena yang terjadi di lapangan.
“Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan menyusun essay, serta memastikan ide yang diangkat memiliki nilai inovasi agar dapat bersaing,” ungkapnya.
Atas capaian tersebut, Rima mengaku bersyukur dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang. Ia berharap dapat terus berkarya serta memberikan kontribusi yang bermanfaat, khususnya di bidang keperawatan.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ke depan, saya berharap dapat terus berkontribusi melalui karya-karya yang bermanfaat serta menginspirasi lebih banyak orang,” pungkasnya.[ ]