JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kendati kondisi ekonomi tahun ini tergolong berat seiring dengan terjadinya berbagai perkembangan global, satu di antaranya, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). ternyata, industri otormotif nasional, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), masih mencatat kinerja positif.
Itu terlihat pada catatan penjualan anak perusahaan PT Astra International Tbk tersebut selama paruh pertama 2015. “Wholesales kami selama Januari-Juni 2015 tumbuh positif. Volume penjualan kami selama periode tersebut sebesar 88.879 unit. Ini berarti, pangsa pasar wholesales Daihatsu lebih tinggi 2 persen daripada sebelumnya, yang besarnya 14.9 persen,” tandas Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT ADM, belum lama ini.
Amelia meneruskan, selama Januari-Juni 2015, tiga produk PT ADM, yaitu Gran Max, Xenia, dan Ayla, menjadi kontributor penjualan tertinggi. Angka tertinggi, ucap Amel, sapaan akrabnya, dicatat Daihatsu Gran Max. Total penjualan Gran Max mencapai 40.420 unit atau berkontribusi 45 persen.
Lalu, sambungnya, All New Daihatsu Xenia, menjadi kontributor terbesar kedua. Total penjualan varian segmen Most Purpose Vehicle (MPV) Low itu selama 6 bulan awal 2015 sebanyak 19.612 unit atau 22,1 persen total penjualan PT ADM. Penjualan tertinggi ketiga ditempati segmen Low Cost Green Car (LCGC), yaitu Daihatsu Ayla. Angka penjualan Daihatsu Ayla pada periode semester pertama 2015 sejumlajh 17.518 unit atau berkontribusi 19.7 persen.
Menurutnya, apa yang dicatat PT ADM merupakan hal yang cukup menggembirakan. Pasalnya, terang Amel, pihaknya menorehkannya ketika pasar otomotif domestik mengalami pelemahan. (ADR)