Kredit Ratusan Juta Rupiah Bagi Petani Kopi Puntang

jabartoday.com/ISTIMEWA
jabartoday.com/ISTIMEWA

JABARTODAY.COM – BANDUNG – Sejatinya, komoditi agro Jabar punya daya saing dan kekuatan ekonomi besar. Adalah kopi satu si antaranya. Terbukti, kopi Jabar memiliki kualitas ekspor dan sudah menembus pasar global.

Di antara beragam jenis kopi tatar Pasundan, Kopi Puntang pun punya kualitas tinggi. Karenanya, untuk meningkatkan produktivitas, pemerintah menggulirkan program pembiayaan bagi para petani kopi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, yaitu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang penyalurannya melalui PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan program Kredit Cinta Rakyat (KCR) yang digulirkan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb.

Direktur Konsumer PT BNI, Anggoro Eko, mengutarakan, melalui KUR, pihaknya menyalurkan pembiayaan bagi para petani kopi Gunung Puntang mencapai  Rp 110 juta kepada 5 orang petani kopi Gunung Puntang. “Ini baru tahap awal,” tandasnya pada sela-sela sarasehan di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Anggoro meneruskan, tidak hanya melalui KUR, jajarannya pun memberikan bantuan Corporate Social Responsibilit (CSR) dalam hal pengelolaan limbah dan pembangunan green house bagi petani kopi.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Hadad, mengatakan keberhasilan petani kopi mendapatkan bantuan modal kerja KUR dan KCR bukan tanpa alasan. Itu terjadi, jelasnya, karena kualitas kopinya yang baik.

Menurutnya, kini, Kopi Puntang kian dikenal dunia internasional. Pasalnya, teramg dia, Kopi Puntang menjadi salah satu kopi terbaik dunia. “Bahkan, beberapa waktu lalu, dalam sebuah lelang di Atlanta Amerika Serikat (AS), harga jual kopi Jabar itu sangat baik, yaitu 55 Dolar AS per kilogram atau sekitar Rp 750 ribu,” paparnya.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, menambahkan, kopi Jabar atau Java Preanger Coffee kini menjadi komoditi ekspor non-migas penting. Namun, kata Aher, sapaan akrabnya, produksinya masih belum maksimal. Untuk itu, guna mendorong prosuksi agar lebih maksimal, pihaknya melakukan sejumlah langkah.

Diungkapkan, sejak 2013, pihaknya memberikan bantuan bibit kopi gratis sebanyak 2  juta pohon. “Tahun depan, kami tambah menjadi 5 juta pohon. Harapannya, produksi dan kesejahteraan para petani Java Preanger Coffe meningkat, tutupnya.  (win)

Related posts