
Sejauh ini, lembaga BUMN tersebut mendapat kepercayaan, tidak hanya dalam negeri, tetapi juga sejumlah negara. Terbukti, PT LEN Industri (Persero) terlibat dalam beragam proyek yang berkaitan dengan teknologi dan energi. Satu di antaranya produk LEN yang memberi manfaat dan nilai tambah bagi negeri ini yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mereka dirikan dan bangun di wilayah timur Indonesia, yaitu Nusa Tenggara Timur, tepatnya, Kupang.
Pada Minggu (27/12), produk PT LEN Industri, yang berperan sebagai Independent Power Producer (IPP), yang berkapasitas 5 MWp dan berlokasi di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, tersebut, diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) ke-7, Joko Widodo. Menurut Sudirman Said, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang hadir dalam acara peresmian IPP PLTS tersebut, PLTS tersebut adalah yang terbesar di Indonesia.
Dalam keterangan pers, Sudirman Said mengatakan, bagi masyarakat Kupang, kehadiran sarana infrastruktur bidang energi tersebut merupakan hal positif dan signifikan. Pasalnya, jelas dia, saat ini, wilayah tersebut memang memerlukan tambahan energi listrik mengingat daya efektif listrik di Kupang, yang memasuki situasi krisis akibat reserve margin sangat minimal, adalah sebesar 68 MW,
Menurutnya, Kupang termasuk salah satu titik pembangunan. Di kawasan itu, sebenarnya, memiliki kawasan industri terpadu yang siap termanfaatkan. Akan tetapi, ujarnya, sejauh ini, masih terkendala pasokan listrik. Karenanya, pemerintah daerah Kupang beserta PT PLN berencana mengembangkan PLTS yang berada pada lahan seluas 7 hektare tersebut.
Dijelaskan, harapannya, infrastruktur energi yang memanfaatkan tenaga surya dan menghabiskan dana investasi 11,2 juta dolar Amerika Serikat (AS) ini, menjadi milestone pembangunan energi baru dan terbarukan. Sudirman menuturkan, sistem PLTS Grid-Connected ini memungkinkan pembangkit tenaga surya bekerja paralel dan terhubung langsung dengan jaringan listrik utama. Produk listrik, imbuh dia, sistem pendistribusian dan pengalirannya langsung pada jaringan listrik eksisting pada waktu siang.
Pada dua pekan terakhir, katanya, berlangsung uji coba IPP PLTS Oelpuah. Hasilnya menggembirakan. IPP PLTS tersebut memasok listrik yang berkapasitas 4MWp. Bahkan, pada musim hujan, PLTS yang pembangunannya bergulir Januari 2015 tersebut mampu menyalurkan listrik sebesar 27 persen kapasitas normal. (ADR/*)