
JABARTODAY.COM – BANDUNG Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat menyebut 2.802 rumah terdampak banjir luapan sungai di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (13/11). “Jumlah keseluruhan 2.802 rumah, 3.002 KK (kepala keluarga), 8.038 jiwa,” ungkap Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar Alif Nur Anhar, Senin (14/11).
Berdasarkan data, desa yang terendam banjir, yaitu Desa Linggar, Desa Bojongloa, Desa Rancaekek Wetan, dan Desa Rancaekek Kulon, dengan ketinggian air 30-70 sentimeter.
Alif menuturkan, banjir yang terjadi usai hujan deras, karena kiriman air dari wilayah Kabupaten Sumedang, yang berakibat dengan meluapnya Sungai Cikeruh dan Cimande. “Banjir diakibatkan penyempitan dan pendangkalan sungai,” papar dia.
Warga yang terdampak banjir, masih bertahan di rumahnya masing-masing. Tidak ada warga yang mengungsi dan korban jiwa karena bencana banjir ini.
Selain merendam permukiman penduduk, banjir juga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. (vil)